
Letusan Vulkanik Gunung Slamet hingga 1.000 Meter

"Letusan vulkanik berhembus kearah timur tetapi masih terpantau aman meski status Gunung Slamet berstatus 'Waspada'," katanya saat dihubungi di Pekalongan, Sabtu.
Menurut dia, aktivitas Gunung Slamet yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Pemalang, Tegal, dan Purwokerto ini masih mengeluarkan asap berwarna hitan pekat dan gempa.
"Letusan asap tebal berwarna hitam yang mengandung material vulkanik masih terus sering terjadi sehingga status Gunung Slamet masih tetap 'Waspada'," katanya.
Ia mengatakan dengan masih adanya peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Jawa Tengah ini maka masyarakat dilarang mendekat ke Gunung Slamet hingga radius dua kilometer.
"Akan tetapi, untuk aktivitas masyarakat yang berada di sekitar Gunung Slamet masih berjalan normal," katanya.
Warga yang berada di dekat lereng Gunung Slamet, Laras, saat dihubungi mengatakan aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa atau kondisi gunung itu berstatus normal.
"Meski terjadi peningkatan status Gunung Slamet, aktivitas masyarakat masih berjalan normal dan belum tampak kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan dampak letusan gunung tersebut," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
