Logo Header Antaranews Jateng

UMM Siapkan Mahasiswa KKN Tematik Posdaya

Jumat, 21 Maret 2014 15:20 WIB
Image Print
Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Magelang Nuryanto memberikan sambutan pada pembekalan mahasiswa yang akan menjalani KKN tematik posdaya, Jumat (21/3). (Yudia Setiandini/Humas UMM).

Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata Angkatan 38 Tahun 2014 Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) Muhammad Aman di Magelang, Jumat, mengatakan bahwa mereka mengikuti pembekalan selama dua hari, 21-22 Maret 2014, dengan melibatkan sejumlah pihak yang terkait dengan program tersebut.

Para mahasiswa yang akan menjalani kuliah kerja (KKN) itu, katanya, terdiri atas 172 peserta reguler dan 211 paralel.

Ia mengharapkan berbagai agenda KKN tematik posdaya oleh mahasiswa perguruan tinggi itu bermanfaat, baik untuk mereka maupun masyarakat desa-desa yang menjadi lokasi kegiatan tersebut.

Pembekalan kepada mahasiswa berlangsung di Aula Kampus 1 UMM di Jalan Tidar Kota Magelang, dibuka oleh Wakil Rektor II UMM Nuryanto. Kampus 2 UMM di Jalan Mayjen Bambang Soegeng, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Aman mengatakan pembekalan melibatkan pemberi materi terkait dengan KKN tematik posdaya, antara lain pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana Pemerintah Kabupaten Magelang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Menengah, Kecil, serta Mikro, serta Badan Lingkungan Hidup.

Selain itu, katanya, Camat Windusari, Bandongan, Dukun, dan Sawangan, yang wilayah desa-desa masing-masing menjadi lokasi KKN para mahasiswa UMM.

"Lokasi KKN kali ini makin diperluas jangkauan dan penguatan. Lokasinya kali ini di empat kecamatan, di 12 desa, dan 48 dusun," katanya.

Para mahasiswa yang ber-KKN mulai 5 April 2014, katanya, didampingi oleh 12 dosen pembimbing lapangan.

Ia menjelaskan KKN tematik posdaya sebagai media latihan mahasiswa untuk memperkuat kepercayaan diri mereka yang akan menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja dan profesi.

"Melalui kegiatan yang menyatu dengan masyarakat dan menjadikan program KKN semakin penting dan menarik masyarakat," katanya.

Selain itu, katanya, mahasiswa harus cermat mendengar, melihat, dan menganalisa secara ilmiah berbagai persoalan yang mereka jumpai di masyarakat dan keluarga untuk mencari pemecahan secara tepat.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026