Logo Header Antaranews Jateng

DPRD Semarang: Petakan Daerah Rawan Bencana

Senin, 10 Februari 2014 19:33 WIB
Image Print
ilustrasi

Wakil DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Senin menilai selama ini pemetaan bencana belum dilakukan maksimal karena belum diikuti tindakan saat kejadian.

"Di kawasan Semarang Utara misalnya ada beberapa kelurahan yang rawan banjir, namun persiapan saat terjadi bencana belum dilakukan," katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan belum ada penetapan posko pengungsian, dukungan logistik bagi korban bencana alam.

"Tidak hanya pemetaan daerah rawan bencana dan persiapan tindakan yang harus dilakukan, tetapi pencegahan bencana juga harus dilakukan misalnya larangan membuang sampah di saluran," katanya.

Ia menilai sebenarnya di daerah yang tergenang sudah terpasang pompa, tetapi operasionalnya terkendala sampah di saluran.

Menurutnya, gerakan kerja bakti di lingkungan harus terus digalakkan secara masif sehingga hasilnya dapat terlihat untuk perubahan yang lebih baik di lingkungan setempat.

Dandim 0733/BS Semarang Letkol Dicky Armunanto Mulkan dalam kesempatan sama menambahkan bahwa pihaknya siap membantu para korban bencana alam baik banjir dan longsor.

"Kami menerjunkan anggota untuk membantu mereka yang terkena bencana, termasuk selalu berkoordinasi dengan wali kota. Sebelumnya, kami telah membantu perbaikan jalur Pantura Mangkang hingga Genuk," demikian Dicky Armunanto Mulkan.



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026