Logo Header Antaranews Jateng

Ganjar Terima Aduan Penyimpangan Lelang Jabatan

Kamis, 9 Januari 2014 21:39 WIB
Image Print
ilustrasi


"Aduan dari masyarakat yang dikirim melalui SMS (layanan pesan singkat, red.) ke ponsel pribadi saya berisi dugaan main mata antara pegawai negeri sipil dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah," katanya di Semarang, Kamis.

Pada aduan dugaan penyimpangan lelang jabatan itu, kata Ganjar disebutkan beberapa nama PNS yang main mata dan rekam jejak dari yang bersangkutan.

"Pada SMS tersebut juga berani menyebut nama dan menceritakan 'track record'-nya sehingga saya agak yakin dengan ini," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Terkait dengan SMS aduan yang cukup spesifik itu, Ganjar memberikan apresiasi dan akan segera menindaklanjuti untuk mengetahui kebenarannya.

"Sebelumnya, saya juga menerima aduan, tetapi hanya menyebutkan dugaan-dugaan tanpa informasi yang jelas. Kalau indikasinya kedekatan, harusnya disebutkan bagaimana kedekatannya, termasuk bagaimana hasil lelangnya," kata mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu.

Salah satu pengaduan dugaan penyimpangan lelang jabatan diungkapkan oleh pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Djoni Siswanto.

Menurut Djoni, seleksi makalah oleh SKPD diragukan objektivitasnya karena ada empat orang PNS Dinpora dari jabatan fungsional umum dan enam dari Eselon IV yang lolos karena diduga dekat dengan Kepala Dinpora Budi Santoso.

"Teman-teman di sini sudah menggunjingkan karena mereka dekat dengan kepala dinas, dan ternyata benar mereka yang lolos seleksi," ujarnya.

Seperti diwartakan, sebanyak 826 pegawai negeri sipil dinyatakan lolos seleksi terakhir lelang jabatan struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Perincian untuk jumlah PNS yang lolos seleksi terakhir berupa "fit and proper test" adalah Eselon III B ada delapan PNS, Eselon IV A ada 375 PNS, sedangkan jabatan fungsional umum sebanyak 443 PNS.

Berdasarkan seleksi administrasi dari 16.003 PNS Pemprov Jateng yang memenuhi syarat sebanyak 2.937 PNS dan dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat dalam seleksi makalah berjumlah 1.273 PNS hingga kemudian yang dinyatakan lolos hanya 826 PNS.

Selanjutnya, "database" kader potensial akan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk penataan dalam jabatan struktural dan pengembangan karier PNS sehingga pimpinan SKPD bertugas untuk segera mengusulkan pengangkatan guna mengisi kekosongan serta penyegaran organisasi di SKPD Provinsi Jateng.



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026