
Banjir dan Longsor Purworejo Tewaskan Lima Orang
.jpg)
Kapolres merinci nama-nama korban tersebut yakni Riyamah (48) dan anaknya Siti Aminah (8) warga Dusun Kaliurang, Desa Plipiran, Kecamatan Bruno akibat tertimpa longsor.
Kemudian tiga korban lainnya akibat terseret banjir, yaitu Wongso (80) warga Desa Tunggorono, Kecamatan Kutoarjo, Mustakim (32) warga Pakisrejo, Kecamatan Banyuurip, dan Junaedi (75) warga Tegalgondo, Kecamatan Butuh.
"Status Siaga I masih diberlakukan kendati banjir sudah mulai surut, sekitar 400 personil masih diterjunkan untuk membantu para korban. Dapur umum yang didirikan di Mako Brimob Kutoarjo juga masih terus menyediakan makanan untuk para korban," katanya usai menggelar apel siaga bencana di Mapolres Purworejo.
Ia mengatakan, jumlah korban banjir di wilayah Kecamatan Butuh, Kutoarjo dan Grabag yang berhasil dievakuasi sebagian sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Jumlah pengungsi sempat mencapai angka 6.323 jiwa.
Mereka di antaranya ditampung di Markas Brimob Kutoarjo sebanyak 600 orang, Sumber Adventure Center (SAC) Batoh Kutoarjo 1.000 orang, dan 800 orang juga menempati tiga penampungan di Kecamatan Grabag.
"Pengungsi di Markas Brimob hanya tinggal beberapa orang, sebagian besar sudah pulang ke rumah masing-masing karena ingin menjaga harta benda mereka. Di SAC, jumlahnya juga tinggal sekitar 300 orang," katanya.
Ia mengatakan, arus lalu lintas di jalur utama Purworejo-Kebumen sudah berangsur normal meskipun sedikit tersendat, begitu pula di jalur lintas selatan selatan (JLSS).
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
.jpg)