
Semen Indonesia Raih Best Sustainability Reporting 2012

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Produksi Suparni di Hotel Mulia Jakarta (17/12), demikian siaran pers yang diterima dari PT Semen Indonesia, Rabu.
Direktur Produksi Semen Indonesia Suparni mengatakan Penghargaan yang diraih Semen Indonesia ini merupakan bukti bahwa pabriknya dalam pengelolaan CSR dan lingkungan selalu berpedoman pada prinsip "tripple bottom line"
Yakni, selain profit dan planet, perusahaan juga melakukan pengembangan masyarakat melalui program corporate social responsibility (CSR).
Perusahaan telah melakukan Community Services (Pelayanan pada Masyarakat), Community Relation (Hubungan Masyarakat), dan Community Empowerment (Pemberdayaan Masyarakat).
Sebagai perusahaan terbuka kami memberikan bentuk laporan berkelanjutan yang terbaik, laporan berkelanjutan ini menjadi kewajiban perusahaan dalam tata kelola program terutama Corporate Social Responsibility (CSR), ujar Suparni.
Sustainability Reporting (Laporan Keberlanjutan) atau Laporan CSR adalah laporan yang memuat kinerja perusahaan dalam tiga aspek yaitu Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial.
Laporan berkelanjutan menjadi sarana bagi para pemangku kepentingan (stakeholder) sejauh mana perusahaan mengatasi isu keberlanjutan seperti penghematan dan konservasi energi, pengelolan air, pengelolaan limbah, mengatasi pencemaran udara serta isu sosial seperti partisipasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
NCSR merupakan organisasi non -profit yang didirikan pada tahun 2005 oleh lima organisasi terkemuka , yaitu Indonesian Institute of Management Akuntan ( IAMI ) , Forum for Corporate Governance in Indonesia ( FCGI ), Komite Nasional Kebijakan Governance ( KNKG ) , Asosiasi Emiten Indonesia ( AEI ) dan Asosiasi Indonesia - Belanda ( INA ) yang bertujuan untuk mendorong dan mempromosikan penggunaan laporan keberlanjutan oleh beberapa produsen di Indonesia. (ksm)
Pewarta: -
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
