
Johar Pimpin PSSI Jateng

Johar Lin Eng yang sebelumnya adalah Sekum PSSI Jateng periode sebelumnya terpilih secara aklamasi setelah calon lainnya Yoyok Riyo Sudibyo yang Ketua PSSI Kabupaten Batang dan juga Bupati Batang mengundurkan diri karena tidak sepaham dari keputusan sidang yang dipimpin Sukawi Sutarip (Ketua PSSI Jateng periode sebelumnya).
Dalam Musda yang diikuti pengurus cabang dan klub sepak bola di Jawa Tengah berlangsung alot setelah pimpinan sidang memutuskan bahwa berdasarkan statuta PSSI dinyatakan bahwa calon yang mendapat dukungan lebih dari 75 persen suara maka yang bersangkutan secara otomatis terpilih sebagai ketua umum PSSI Jateng.
Johar Lin Eng mendapat dukungan 42 suara sedangkan Yoyok Riyo Sudibyo hanya mendapat dukungan 20 suara. "Berdasarkan pasal 18 pedoman dasar PSSI bahwa seorang calon yang mendapat dukungan minimal 75 persen suara maka yang bersangkutan terpilih secara aklamasi," kata Sukawi Sutarip.
Tetapi keputusan ini mendapat protes dari beberapa pengcab yang mendukung Yoyok Riyo Sudibyo karena mereka menganggap bahwa surat dukungan itu bukan untuk suara, tetapi seseorang yang maju sebagai calon ketua umum PSSI.
Namun demikian pimpinan sidang tetap bersikukuh terhadap aturan yang diterapkan oleh PSSI maka beberapa pendukung Yoyok Riyo Sudibyo memilih "walk out" kemudian Yoyok sendiri langsung menghadap pengeras suara dan menyatakan pengunduran diri dari pencalonan tersebut kemudian keluar meninggalkan ruang pertemuan.
Sebelumnya, peserta sidang sempat memprotes soal jumlah surat dukungan yang masuk karena jumlah suara hanya 59 suara tetapi yang masuk sebanyak 62 suara. Piminan sidang menjelasakn ternyata ada surat dukungan yang ganda dan ada yang tidak ada cap atau stempelnya.
Akhirnya pimpinan sidang memutuskan Johar Lin Eng sebagai ketua umum terpilih secara aklamasi. Semula keputusan itu akan dilaksanakan setelah istirahat tetapi peserta musda menghendaki pimpinan sidang segera memutuskan ketua umum terpilih.
Sukawi Sutarip meminta kepada ketua umum terpilih Johar Lin Eng untuk merangkul Yoyok Riyo Sudibyo untuk membangun dan memajukan persepakbolaan di Jawa Tengah.
Johar Lin Eng dalam sambutannya mengatakan, hasil ini merupakan doa dan dukungan seluruh peserta musda. "Kami mengajak semua insan sepak bola untuk bekerja sama dan bekerja keras untuk memajukan sepak bola di Jawa Tengah," katanya.
Johar Lin Eng tidak menjanjikan prestasi sepak bola di Jateng tetapi justru mengajak semua pihak untuk bekerja sama menciptakan prestasi untuk Jateng.
Ia mengatakan, target selama kepemimpinannnya adalah memperbaiki administrasi sepak bola di Jateng sesuai dengan aturan FIFA kemudian memasyarakatkan penerapan IT di lingkungan pengurus cabang kabupaten/kota dan klub.
"Saya melihat selama ini administrasi dilakukan melakukan fax atau pos, untuk ke depan saya berharap semuanya sudah memiliki email," katanya.
Perihal target prestasi, dia mengatakan, kalau semua pihak mau bekerja sama dan bekerja keras tentunya akan menciptakan prestasi yang baik pula. "Pada 2014, saya menargetkan bisa terbentuk tim pra-PON Jateng, yang penting kita lolos ke PON 2016 dulu," katanya.
Pewarta: Hernawan Wahyudono
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
