Logo Header Antaranews Jateng

Karding: Pemerintah Harus Lebih Tegas Terhadap Australia

Senin, 25 November 2013 20:27 WIB
Image Print
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Kadir Karding (Foto ANTARA/Anis Efizudin)

"Kita tidak usah berpikir konsekuensinya. Sebagai negara berdaulat harus berani mengambil sikap yang tegas," katanya usai sosialisasi empat pilar kebangsaan di Parakan, Temanggung, Senin.

Menurut dia, kalau hanya menyesalkan saja, sama sekali tidak bijak. Putus hubungan diplomatik dan kalau mengulang kembali berarti menantang perang.

"Pemerintah harus bersikap lebih tegas dengan meminta baik-baik pada Australia untuk meminta maaf, Australia harus memberi kompensasi politik atas kejadian penyadapan dan tidak mengulangi lagi. Kalau diulang sama halnya mengajak perang dengan Indonesia," katanya.

Ia meminta agar kepala negara lebih bersikap berani dan tegas. Ketegasan sikap tersebut akan berdampak pada nama baik Indonesia di dunia internasional.

Hal tersebut juga dapat menjadi pertimbangan untuk tidak melakukan penyadapan kembali.

Selain itu, katanya, pemerintah harus meminta Australia memindahkan kedutaannya dari Indonesia dan menghentikan kerja sama strategis, bila perlu memutus hubungan diplomatik.

Menurut dia, Presiden Yudhoyono tidak perlu menghitung untung ruginya secara ekonomi dulu, sebab Indonesia cukup kuat hidup tanpa Australia, mengingat potensi Tanah Air yang luas.

Ia menuturkan, kasus tersebut dapat saja dibawa ke Mahkamah Internasional. Syarat mengajukan ke Mahkamah Internasional adalah negara merasa dirugikan oleh negara lain. Dalam hal ini, Indonesia sudah merasa dirugikan.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026