"Validasi DPT Terkendala Belum Selesainya e-KTP"

id validasi dpt terkendala belum selesainya ektp



"Data pemilih pemilu berbasis data penduduk dari pemerintah yang disebut dengan (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu atau DP4). Jika datanya dari awal sudah bermasalah, hasilnya DPT tidak akan pernah valid," kata pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Fitriyah di Semarang, Kamis.

Ia menilai selama ini persoalan daftar pemilih tetap selalu terulang, baik dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), pemilu anggota legislatif, hingga pemilihan presiden dengan wakil presiden.

Pemerintah sebenarnya sudah merintis data basis kependudukan sejak Pemilu 2004 dengan dikeluarkannya Pendaftaran Pemilih dan. Pendataan Penduduk Berkelanjutan (P4B) yang kemudian menjadi data pemilih Pemilu 2004.

Ia mengatakan bahwa data tersebut disusun dan terus diperbarui sehingga menjadi sistem baru bernama "one identity number" atau lebih dikenal dengan e-KTP.

Kartu identitas tesebut memunculkan setiap orang hanya mempunyai satu nomor satu induk kependudukan dan tidak ada duplikasi atau satu orang hanya memiliki satu KTP.

"Jika dulu masih ada satu orang memiliki dua KTP, sehingga saat pemilu berbasis data KTP terjadi pemilih ganda karena juga terdata di daerah lain," katanya.

Ia mengatakan E-KTP menjadikan setiap orang hanya memiliki satu nomor induk kependudukan dan tidak ada DPT ganda.

"Kalau proses E-KTP sudah selesai, sesuai dengan sistem diharapkan berjalan dengan baik dan tepat waktu, maka data pemilih itu akan valid, dan KPU hanya memverifikasi umur," katanya.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar