
PLN Kudus Keluhkan Layang-layang

"Kami mencatat, sudah berulang kali terjadi gangguan jaringan listrik akibat adanya benang layang-layang yang menyangkut kabel jaringan," kata Asisten Manajer Jaringan PT PLN Area Kudus, Ahmad Mustaqir didampingi Supervisor Operasional Area Kudus, Hendra Irawan, di Kudus, Kamis.
Meskipun belum memasuki musim hujan, kata dia, benang layang-layang yang menyangkut kabel jaringan listrik PLN sering mengakibatkan terjadinya listrik padam, terutama saat benang tersebut mengalami kelembaban.
Untuk menghindari listrik padam, dia mengimbau, masyarkat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan kabel listrik, karena masyarakat yang memanfaatkan energi listrik di daerah sekitar juga terganggu.
Selain itu, kata dia, bermain layang-layang di dekat jaringan kabel listrik juga membahayakan keselamatan jiwa, terutama ketika benang menyangkut kabel jaringan listrik yang tidak terbungkus.
Gangguan lain selama musim kemarau, yakni dahan pohon serta burung yang sering hinggap di kabel jaringan listrik.
"Bahkan, pemadaman listrik di wilayah Kecamatan Kota Kudus hari ini sekitar pukul 08.07 WIB hingga 08.40 WIB disebabkan karena adanya burung dara yang hinggap di kabel jaringan yang ada di Jalan Hos Cokroaminoto," ujarnya.
Akibatnya, kata dia, kabel jemper salah satu jaringan terputus, sehingga harus dilakukan perbaikan selama beberapa menit.
Dengan adanya listrik padam selama 33 menit, kata dia, potensi kerugian yang ditanggung PLN ditaksir mencapai Rp67 juta, karena sekitar 2.000-an pelanggan tidak bisa memanfaatkan energi listrik saat itu.
Untuk meminimalkan adanya gangguan pada kabel jaringan listrik yang masih telanjang, PT PLN melakukan pemasangan pengaman untuk kabel yang belum terbungkus di 1.000 titik.
Pemasangan pengaman tersebut, kata dia, dilakukan pada jaringan yang rawan gangguan akibat pepohonan maupun gangguan lain yang bisa mengakibatkan listrik padam.
Sedangkan kabel jaringan terbungkus saat ini sudah mencapai 810 meter sirkuit yang tersebar di beberapa titik.
Handra menambahkan, penggantian kabel telanjang dengan kabel terbungkus disesuaikan dengan kondisi wilayah, karena kabel terbungkus juga menyulitkan dalam pemasangan atau penggantian trafo.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
