
Seniman Undang Pasangan Calon Berhalalbihalal

"Kami undang semua pasangan bakal calon untuk hadir. Kali ini kami mencoba membuat ruang untuk mereka melakukan pendekatan dan memahami seniman sebagai kekuatan masyarakat, apalagi di Borobudur," kata Koordinator Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) Umar Chusaeni di Borobudur, Rabu.
Pilkada Kabupaten Magelang rencananya pada 27 Oktober 2013. Sebanyak enam pasangan bakal calon telah mendaftar ke KPU setempat untuk mengikuti pesta demokrasi setempat mendatang.
Mereka adalah pasangan Handoko-Eko Purnomo (perseorangan), Zaenal Arifin-Zaenal Arifin (PDI Perjuangan), Rohadi Pratoto-Muhamad Achadi (Partai Golkar, PKB, dan PKS), Ahmad Majidun-Sad Priyo Putro (Partai Demokrat, PBB, Hanura, dan PPRN), Susilo-Mujadin Putu Murja (PPP dan PAN), dan Muhammad Arwan-Haiban Hajid (Partai Gerindra dan PKNU).
Halalbihalal seniman kawasan Candi Borobudur yang tergabung dalam KSBI rencananya pada Jumat (16/8) di Limanjawi Art House, sekitar 500 meter timur Candi Borobudur.
Pada kesempatan itu juga berlangsung pembukaan pameran seni rupa oleh enam seniman yang tergabung dalam Komunitas Seni Rupa Satu Atap Yogyakarta, yakni Ahmed Zafli, Joko Supriyono, M. Nurdihan, Rinto, Sri Pramono, dan Suryo, dengan kurator Barbara Van Kooten. Sekitar 22 lukisan dan lima patung dipamerkan di tempat itu mulai 16 Agustus hingga 16 September 2013 dengan judul "Ruang Rotasi".
"Kami siapkan 'performance art', pentas musik dan tari, saat pembukaan. Acara itu juga sekaligus malam tirakatan menjelang puncak HUT Ke-68 RI," kata Umar.
Selama ini, katanya, seniman memandang pesta demokrasi bukan sebagai hal menarik, terutama karena kurangnya kepedulian para pejabat pada masa lalu terhadap karya seni dan aktivitas seniman.
Ia mengharapkan kepala daerah pada masa mendatang memiliki apresiasi yang lebih baik terhadap kesenian dan pelaku seni di daerah itu.
"Kesenian menjadi nafas kehidupan masyarakat Magelang, apalagi Candi Borobudur sebagai salah satu pusat seni budaya dunia. Harapannya bupati yang akan datang, siapapun yang terpilih, lebih bisa menghargai dan mengapresiasi karya seni, memberikan dukungan terhadap perkembangan kesenian pada masa mendatang," katanya.
Kehadiran mereka dalam halalbihalal KSBI, katanya, juga mendorong seniman kawasan Candi Borobudur untuk makin berpartisipasi dalam pesta demokrasi di daerah itu.
"Kami tidak mengarahkan teman-teman seniman untuk mendukung salah satu pasangan calon, akan tetapi mereka tetap perlu mengenal secara baik para calon supaya bisa memberikan dukungan suaranya secara bebas melalui pemilihan nantinya," katanya.
Pewarta: M Hari Atmoko
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
