Logo Header Antaranews Jateng

PVMBG: Hindari Alur Lembah Rokatenda

Sabtu, 10 Agustus 2013 19:01 WIB
Image Print
Tim Artha Graha Peduli menggunakan speed boat dan tiga kapal motor yang sarat dimuati berbagai bantuan Artha Graha Peduli bagi para korban letusan Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (31/3). Bantuan klangsung diserahkan ke p

"Letusan Gunung Rokatenda selalu diikuti oleh guguran awan panas, jangan mendekat dalam radius tiga kilometer dari kawah dan tidak tinggal di alur sungai dan lembah yang berhulu ke gunung itu," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api PVMBG Badan Geologi Hendrasto di Bandung, Sabtu.

Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur meletus dan mengakibatkan guguran awan panas yang menewaskan lima warga karena sedang tidur di Pantai Punge pada Sabtu pagi.

"Gunung Rokatenda sudah berstatus siaga sejak Oktober 2013, letusanya terus terjadi berikut pula guguran awan panasnya. Diharapkan warga sekitar memperhatikan rekomendasi dari PVMBG yang telah disosialisasikan melalui pemerintah setempat," kata Hendrasto.

Terkait insiden tewasnya lima warga di kawasan Pantai Punge di Pulau Palue tersebut, katanya, karena posisi mereka di alur lembah dan sungai yang airnya berhulu di Gunung Rokatenda.

"Karakter guguran awan panas biasanya mengikuti alur lembah, seperti yang terjadi pada Sabtu pagi di Gunung Rokatenda," katanya.

U.S033



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026