
Jelang Lebaran, Lima Buruh Terkena PHK Bertahap

"Saya termasuk yang di-PHK," kata mantan Ketua serikat pekerja Huawei Tech Investment Semarang Victor Dethan ditemui sesusai mengadu ke Komisi D DPRD Kota Semarang, Jumat.
Lima orang buruh yang di-PHK tersebut, tiga merupakan pengurus dan dua lainnya anggota dari serikat pekerja.
"Tuntutan kami adalah dipekerjakan kembali. Apalagi sebelumnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Semarang juga telah menganjurkan kepada perusahaan agar para buruh dipekerjakan kembali," katanya.
Victor menjelaskan sebenarnya Disnakertrans dan DPRD Kota Semarang telah berupaya melakukan mediasi antara buruh dengan pengusaha, tetapi dari pengusaha tidak pernah hadir.
Usai menerima aduan dari para buruh, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas mengaku pihaknya akan kembali mengupayakan adanya mediasi antara buruh dan pengusaha.
Kami juga telah meminta Disnakertrans Kota Semarang agar mendatangi perusahaan. Perusahaan harus menjelaskan alasan tidak bersedianya segera memperkerjakan kembali para buruh," katanya.
Jika upaya mempekerjakan kembali para buruh tidak dapat ditempuh, seharusnya perusahaan juga segera menjalankan kewajibannya memberikan pesangon kepada para buruh yang di-PHK .
Fajar mengakui menjelang Lebaran, dirinya juga kembali menerima tiga surat aduan terkait persoalan para buruh di Kota Semarang.
"Seluruh aduan yang berkaitan dengan THR, harus segera ditindak. Akan tetapi sejauh ini untuk pembagian THR sudah berjalan sesuai regulasi yang sudah ada.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
