Logo Header Antaranews Jateng

Stok Daging Sapi dan Ayam di Jateng Berlimpah

Kamis, 18 Juli 2013 15:15 WIB
Image Print

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Whitono di Semarang, Kamis, menyebutkan stok daging ayam pada Juli 19 ribu ton sedangkan tingkat kebutuhan 17 ribu ton, sedangkan Agustus ketersediaan daging ayam 26 ribu ton dengan kebutuhan 23 ribu ton.

Untuk daging sapi dipastikan stok pada Juli dan Agustus cukup karena ketersediaan sapi pada Juli 54 ribu ekor sedang kebutuhan 31 ribu ekor, sementara Agustus ketersediaannya meningkat menjadi 58 ekor dengan kebutuhan 33 ribu ekor.

"Jateng sudah swasembada daging sapi bahkan mengirimkan sapi ke daerah Jawa barat dan DKI Jakarta, sehingga tidak memerlukan daging sapi impor," katanya.

Pada tahun ini, lanjut Whitono, Jateng mengirimkan 95 ribu ekor ke Jawa Barat, 30 ekor ke DKI Jakarta, dan tidak ada pengiriman khusus menjelang Lebaran.

Untuk stok telur pada Juli sebanyak 30 ribu ton dengan kebutuhan 29 ribu ton, sedangkan ketersediaan bulan Agustus sebanyak 41 ribu ton dengan kebutuhan 39 ribu ton.

Whitono mengakui kenaikan harga daging ayam dan telur ayam sempat mengalami kenaikan akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga biaya produksi terjadi penyesuaian harga.

"Harga daging ayam dan telur ayam sempat naik, tetapi beberapa hari terakhir kami cek harganya sudah turun," katanya.
Harga ayam berkisar Rp30 ribu hingga Rp32 ribu setelah sebelumnya di kisaran harga Rp34 ribu per kilogram, sedangkan harga telur yang sebelumnya Rp19 ribu per kilogram sudah turun menjadi Rp18.500 per kilogram.

"Pada saat Lebaran, biasanya harga ayam dan telur justru ada tren penurunan karena ayam dan telur yang biasanya dikirim ke Jakarta masuk ke pasar tradisional," demikian Whitono.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026