Logo Header Antaranews Jateng

Warga Batang Diminta Waspadai Penyebaran DBD

Jumat, 21 Juni 2013 11:17 WIB
Image Print
Ilustrasi - Penyuluhan DBD (Foto Antara)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Slamet Riyanto di Batang, Jumat mengatakan bahwa selama Januari hingga pertengahan Juni 2013, jumlah penderita DBD telah mencapai 158 orang atau naik dibanding tahun sebelumnya sebanyak 27 orang.

"Serangan penyakit DBD selama kurun waktu enam bulan itu telah mengakibatkan enam korban meninggal dunia sehingga kami mengimbau pada warga terus meningkatkan kewaspdaannya terhadap penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk 'aedes aegypti' itu," katanya.

Menurut dia, kenaikan jumlah penderita DBD ini karena disebabkan pola hidup masyarakat yang berada pada daerah endemis terhadap kebersihan lingkungan kurang diperhatikan.

"Kami menilai pola hidup bersih pada masyarakat pada daerah endemis DBD masih sangat kurang sehingga penyebaran penyakit DBD mudah berkembang biak," katanya.

Selain itu, kata dia, adanya siklus lima tahunan yaitu dengan perubahan cuaca yang sangat drastis telah mengakibatkan perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk "aedes aegypti" yang tidak diwaspadai oleh masyarakat.

Ia mengatakan bahwa untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD, pemkab telah melakukan pengasapan (fogging) pada rumah milik warga dan sosialisasi pola hidup bersih dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

"Kami menangkap adanya salah persepsi dalam masyarakat terkait dengan kebersihan lingkungan yang selalu diidentikkan kerja bakti. Oleh karena itu, kami berharap pada masyarakat di daerah endemis untuk dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026