
Pengunjung BIF Capai 105 Ribu Orang

Prasetyo Ariwibowo yang juga Ketua Pelaksana BIF pada acara penutupan di Borobudur, Senin malam mengatakan BIF untuk mempererat persaudaraan melalui kebudayaan, pariwisata, dan investasi.
Ia mengatakan, BIF tahun ini diselenggarakan bersamaan kegiatan Borobudur Travel Mart and Expo (BTMX). Pada ekspo yang diselenggarakan di Taman Lumbini ini menghasilkan transaksi senilai Rp249,3 juta.
Ia mengatakan, kegiatan BIF diikuti 1.257 peserta, mereka datang dari sejumlah daerah, antara lain DKI Jakarta, Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, Palangkaraya, Jambi, dan Jawa Tengah.
"Selain itu juga ada peserta dari luar negeri, seperti Thailand, China, Chili, Brunai Darussalam, dan Slovakia," katanya.
"Kami juga menyelenggarakan bakti sosial, bazar, pengobatan gratis, potong rambut gratis, dan pijat refleksi gratis," katanya.
Pada BIF juga diselenggarakan lomba fotografi dengan pemenangnya, yakni juara I Yudi Tirtajaya dari Magelang, juara II Wibowo dari Solo, juara III Irwanto dari Yogyakarta, dan juara favorit Toni Suria dari Yogyakarta.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jateng, Joko Sutrisno, secara khusus menyoroti masalah kebersihan di sekitar lingkungan Candi Borobudur.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
