
Ekspor Jateng Naik Tipis

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Jam Jam Zamachsyari, di Semarang, Senin, menyebutkan nilai ekspor daerah ini ke Amerika Serikat pada Maret tahun ini mencapai angka terbesar, yakni 93,10 juta dolar AS.
Disusul ekspor ke China sebesar 41,64 juta dolar AS, dan ke Jepang sebesar 38,14 juta dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 40,79 persen.
Tiga komoditas utama yang mempunyai nilai ekspor tertinggi dari Jateng selama bulan Maret, yakni tekstil dan barang tekstil (155,78 juta dolar AS); kayu dan barang dari kayu (72,57 juta dolar AS); dan bermacam barang hasil pabrik (57,60 juta dolar AS).
Nilai impor Jateng pada Maret mencapai 1.329,72 juta dolar AS atau juga mengalami kenaikan sebesar 35,97 persen dibandingkan nilai impor bulan Februari (977,95 juta dolar AS).
Negara pemasok barang impor ke Jateng yakni Arab Saudi (dengan nilai impor 413,31 juta dolar AS); Singapura (155,28 juta dolar AS); dan China (87,99 juta dolar AS).
Pangsa pasar ketiga negara mencapai 49,38 persen terhadap total impor ke Jateng, kata Zamachsyari lagi.
Sedangkan produk mineral mempunyai nilai impor tertinggi mencapai 1.053,13 juta dolar AS; mesin dan pesawat mekanik (68,42 juta dolar AS); dan nilai impor kelompok komoditas tekstil dan barang hasil tekstil sebesar 64,26 juta dolar AS.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
