
Seribu Rumah Terendam Banjir

Selain hujan deras, banjir yang melanda Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto ini juga disebabkan dengan meluapnya rob sehingga aktivitas warga cukup terganggu.
Perangkat Desa Jeruksari, Wahyu mengatakan bahwa hujan deras yang terjadi sejak Senin pagi hingga sore hari ini mengakibatkan 95 persen dari 1.680 rumah warga terendam banjir.
"Saat puncak banjir, ketinggian air mencapai hingga 30 sentimeter sehingga para pemilik rumah terpaksa harus membuat tanggul di depan pintu rumah," katanya.
Ia mengatakan bahwa dengan meluapnya rob dan hujan deras ini dipastikan akan mengganggu aktivitas warga karena air banjir akan lama surut.
"Pada kondisi normal saja, rob masih terus merendam rumah meski airnya tidak sampai masuk rumah. Akan tetapi dengan hujan deras dan meluapnya rob pasti air akan lama surut," katanya.
Ia mengatakan bahwa warga sudah melaporkan kejadian itu ke Pemerintah Kabupaten Pekalongan agar segera menyurvei kondisi di lapangan.
"Kami berharap pemkab segera menindaklanjuti usulan warga yang menjadi korban banjir. Jujur saja, kami meresa tidak nyaman dan tidak bisa melakukan aktivitas karena rumah terendam banjir," katanya.
Warga setempat Sutrisno mengatakan bahwa meski lantai rumahnya sudah ditinggikan mencapai 50 sentimeter tetapi luapan air laut tetap merendam tempat tinggalnya.
"Kondisi itu akan makin parah dengan datangnya hujan. Jika hujan dan rob melanda Jeruksari, sudah bisa kami sebagian besar rumah warga terendam banjir," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
