
Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Mendut-Borobudur
.jpg)
Prosesi tersebut, antara lain membawa api abadi dan air berkah serta gunungan buah-buahan dan hasil bumi.
Umat Buddha berjalan menempuh jarak sekitar 3,5 kilometer mulai Candi Mendut hingga Candi Borobudur. Kirab dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dilepas oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek S. Triwidodo.
Prosesi ini dimaksudkan untuk meritualkan air suci yang diambil dari Umbul Jumprit, Temanggung dan api abadi dari Mrapen, Groboban.
Peserta kirab barisan depan adalah marching band yang disusul dengan pasukan pembawa Garuda Pancasila, bendera Merah Putih, dan bendera Walubi.
Setelah itu, segenap pimpinan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dengan menaiki mobil hias berbentuk perahu.
Dari atas replika perahu tersebut seorang biksu memercikkan air suci dan seorang perempuan menaburkan bunga di sepanjang perjalanan.
Di belakang replika perahu, ratusan biksu berjalan kaki bersama ribuan umat Buddha.
Kirab ini juga diramaikan dengan kesenian barongsai dan reog.
Prosesi kirab ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat yang menyaksikan dari pinggir jalan.
Saat memasuki kawasan Candi Borobudur peserta kirab diperiksa satu per satu dengan melewati detektor yang dijaga petugas.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
.jpg)