Logo Header Antaranews Jateng

Jenazah Basari, Terduga Teroris Dimakamkan di Batang

Selasa, 21 Mei 2013 15:43 WIB
Image Print
Ilustrasi - Jenazah Terduga Teroris (FOTO ANTARA/Mohamad Hamzah).

Sebelum dimakamkan, jenazah Basari disalatkan di musala dekat rumah duka yang dihadiri Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah Ustad Sihabudin, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah FPI Batan Hamzah, dan Ketua DPW FPI Kota Pekalongan Abu Ayyas.

Meski sempat mendapatkan penolakan warga setempat, jenazah Basari dimakamkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, proses pemakaman terduga teroris ini berjalan lancar dan diantar oleh puluhan umat Islam.

Ketua DPW FPI Kota Pekalongan, Abu Ayyas mengatakan bahwa kehadiran dirinya mengikuti proses pemakaman Basari, murni dalam kerangka sebagai umat muslim yang mmemiliki kewajiban menghormati terhadap sesamanya yang meninggal dunia.

"Kematian Basari adalah sebagaimana yang dicita-citakan. Jadi upaya Densus 88 menembak mati adalah mempermudah cita-citanya mati sahid," katanya.

Menurut dia, proses pemakaman Basari diantar oleh warga berasal dari Pekalongan, Weleri, Semarang, dan Kedu.

"Kendati saat pemakaman jenazah tidak nampak menyolok pengamanan dari polisi tetapi acara tersebut berlangsung tertib dan lancar," katanya.

Jenazah Basari terduga teroris yang merupakan kelompok jaringan teroris Abu Roban yang ditembak mati oleh Densus 88 di Kebumen dan Batang, Kamis (9/5), sebelumnya diambil pihak keluarga dari Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (20/5).

Setelah 13 hari berada "difreezer" kamar jenazah RS Polri, keluarga membawa jenazah Basari dimakamkan di Desa Buntusari, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026