Logo Header Antaranews Jateng

PT Antam Harapkan Kasus Unsoed segera Rampung

Senin, 4 Maret 2013 20:39 WIB
Image Print

"Kami datang tanpa dipanggil, ini murni inisiatif kami agar kasus ini segera diselesaikan," katanya kepada wartawan saat mendatangi Kejari Purwokerto, Senin.

Denny datang ditemani dua pejabat PT Antam dengan membawa sejumlah dokumen proyek kerja sama perusahaan pertambangan itu dengan Unsoed Purwokerto.

Dalam hal itu, salah satu kasus dugaan korupsi di Unsoed yang sedang disidik oleh Kejari Purwokerto, yakni penggunaan dana hibah terikat dalam proyek kerja sama perguruan tinggi negeri yang berstatus badan layanan umum (BLU) murni ini dengan PT Antam.

Menurut dia, kedatangannya ke Kejari Purwokerto dalam rangka klarifikasi terkait kasus tersebut.

"Saya terus terang kecewa karena Unsoed telah membuat kasus ini masuk ranah hukum. Saya berharap kasus ini segera diusut tuntas oleh kejaksaan," katanya.

Ia mengakui ada dua oknum pegawai PT Antam yang terlibat kasus itu. Oleh karena itu, manajemen akan segera mengambil tindakan terhadap dua pejabat PT Antam.

"Kalau proyek tidak ada masalah, yang bermasalah orang-orangnya," kata dia.

Kendati kecewa, dia mengakui, Unsoed memiliki kemampuan untuk mengerjakan proyek pengelolaan lahan eks-tambang pasir besi menjadi lahan pertanian di Grabag, Kabupaten Purworejo.

Menurut dia, proyek itu sebenarnya merupakan percontohan dan menjadi kebanggaan PT Antam. Oleh karena ada permasalahan itu, PT Antam akan mempertimbangkan kembali kontrak kerja sama dengan Unsoed.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026