
Dinas Kebakaran Semarang Tambah Pos Pembantu

"Saat ini hanya ada satu pos induk dan dua pos pembantu Dinas Kebakaran di Banyumanik dan Plamongan Indah, sedangkan idealnya ada satu pos pembantu di tiap dua kecamatan," kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Semarang Lilik Haryanto di Semarang, Selasa.
Hal tersebut dikatakan Lilik di sela pelatihan bagi petugas pengemudi kendaraan Dinas Kebakaran Kota Semarang bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Ia menjelaskan, penempatan pos pembantu Dinas Kebakaran Kota Semarang tersebut berkaitan dengan pemenuhan batas waktu untuk merespon tiap laporan kebakaran yang masuk dari masyarakat.
"'Respon time' kami adalah 15-20 menit, tapi mengingat kepadatan lalu lintas di Semarang yang semakin bertambah maka keberadaan pos pembantu di sejumlah titik akan cukup membantu upaya pemadaman," ujarnya.
Mengenai lokasi penempatan pos pembantu Dinas Kebakaran Kota Semarang yang baru, Lilik mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan rencana induk kebakaran yang saat ini sedang disusun.
"Dalam waktu dekat kami juga akan menyediakan dua unit kendaraan pemadam kebakaran beroda tiga sehingga bisa masuk ke lokasi kebakaran yang sulit dijangkau," katanya.
Ia menjelaskan, kendaraan pemadam kebakaran beroda tiga itu mengangkut pompa, "genset", dan selang sehingga dapat membantu pemadaman saat kendaraan berukuran besar tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran.
"Dua unit kendaraan pemadam beroda tiga itu akan melengkapi 22 unit kendaraan yang kami miliki dan terdiri atas kendaraan pemadam, kendaraan 'rescue', dan kendaraan 'lightning'," ujarnya.
Selain berencana menambah pos pembantu dan pengadaan kendaraan pemadam beroda tiga, Dinas Kebakaran Kota Semarang juga telah membangun jaringan kerja dengan membentuk satuan relawan kebakaran di masing-masing kelurahan.
"Pembentukan satuan relawan kebakaran tersebut sudah mulai kami lakukan secara bertahap," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lilik mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing terkait dengan kemungkinan terjadinya kebakaran.
Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
