Logo Header Antaranews Jateng

Kuliah "Online" Hapus Mitos Dosen Susah Ditemui

Selasa, 22 Januari 2013 13:49 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto ANTARA)

"Setidaknya bisa mengurangi mitos selama ini kalau dosen susah dicari, susah ditemui oleh mahasiswa untuk konsultasi," katanya usai memimpin upacara wisuda ke-129 Undip di Semarang, Selasa.

Menurut dia, beberapa fakultas di Undip saat ini mulai menerapkan perkuliahan "online" meski belum seluruh mata kuliah, misalnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Ekonomi.

Bahkan, kata dia, layanan konsultasi untuk skripsi, tesis, dan disertasi di Undip sudah dilakukan secara "online" sehingga lebih memudahkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas akhir kuliahnya itu.

"Memang masih ada beberapa dosen yang masih enggan untuk konsultasi lewat 'online' karena merasa tidak bisa dialog. Padahal, saran dan masukan bisa disampaikan secara mudah lewat 'online'," katanya.

Ia mengatakan selama ini memang masih ada mitos bahwa perkuliahan harus dengan tatap muka, termasuk konsultasi tugas akhir, padahal bisa menggunakan sarana internet yang bisa diakses sewaktu-waktu.

"Dengan perkuliahan 'online', mudah-mudahan bisa mengurangi mitos bahwa perkuliahan harus dengan tatap muka. Memang ada kalanya perlu tatap muka, tetapi dalam prosesnya bisa secara 'online'," katanya.

Selain perkuliahan "online", kata dia, sistem presensi untuk dosen, karyawan, dan mahasiswa rencananya juga akan dibuat secara elektronik, salah satunya FE Undip yang sudah memulai kebijakan tersebut.

"Seluruh mahasiswa FE Undip, termasuk dosen dan karyawan sekarang ini sudah memiliki semacam kartu untuk presensi. Jadi, siapa yang datang terlambat, pulang tepat waktu bisa diketahui," katanya.

Dengan penerapan presensi sistem elektronik, kata dia, materi pembelajaran atau perkuliahan bisa dicapai secara maksimal, sebab dosen dan mahasiswa akan tertib secara waktu dalam perkuliahan.

"Kadang-kadang kan ada dosen yang datang terlambat, tetapi pulangnya tepat waktu. Ya dengan presensi sistem ini tidak bisa lagi seperti itu. Materi perkuliahan bisa dicapai secara maksimal," kata Sudharto.

Pada kesempatan itu, Undip mewisuda 1.405 lulusan, terdiri atas 996 lulusan sarjana, 265 lulusan magister, 14 lulusan doktor, 39 lulusan program spesialis, 23 lulusan program profesi, dan 98 lulusan diploma.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026