Logo Header Antaranews Jateng

Persiapan Chris John Capai 90 Persen

Rabu, 31 Oktober 2012 16:12 WIB
Image Print
Chris John berpose jelang pertandingan melawan petinju Chonlatarn Piriyapinyo. (ANTARA/Yudhi Mahatma)

"Saya tinggal menjaga kondisi tubuh dan kestabilan berat badan saja karena latihan keras dengan mitra tanding sudah saya jalani beberapa waktu lalu," kata petinju dengan julukan The Dragon ketika dihubungi dari Semarang, Rabu.

Pemegang rekor bertarung 47 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut dijadwalkan bertolak menuju Singapura sepekan sebelum naik ring.

Kalau juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan yang juga satu paket pertarungan dengan Chris John bertolak ke Singapura pada 3 November 2012.

Daud Yordan akan mempertahankan gelar melawan penantangnya Choi Tseveenpurev (Inggris) di tempat yang sama Marina Bay Sands Singapura, 9 November mendatang.

Ketika ditanya waktu sepekan di Singapura nanti fokus latihan untuk apa, petinju yang terakhir kali mempertahankan gelar saat menang angka atas Shoji Kimora (Jepang) di Singapura, 5 Mei 2012, tersebut, mengatakan, fokus latihan di Singapura hanya untuk menjaga kondisi tubuh saja.

"Saya hanya menjaga kondisi tubuh saja saat sudah berada di Singapura mendatang," kata peraih medali emas PON XV/2000 saat menjadi atlet wushu Jateng nomor sanshou.

Ketika ditanya apakah akan pulang ke Semarang bertemu dengan keluarga sebelum berangkat ke Singapura, Chris John mengatakan kemungkinan tidak karena istrinya Anna Maria Megawati akan mendampingi saya di Singapura.

"Istri saya akan mendampingi saya saat bertarung di Singapura mendatang sehingga saya tidak kembali dulu ke Semarang tetapi langsung berangkat ke Singapura," katanya.

Sementara itu berdasarkan laman bocrex disebutkan pada saat pertarungan Chris John melawan Chonlatarn Piriyapinyo dan Daud Yordan melawan Choi Tseveenpurev tersebut ada enam partai tambahan.

Pada kelas menengah akan saling berhadapan Amel Tinampay (Filipina) melawan Yasuke Kirima (Jepang), kemudian di kelas super bantam Mohammad Nur Rizan (Singapura) melawan Wang Xin Hua (China).

Kemudian Muhammad Meeraj (Malaysia) melawan Komgrit Nanakon (Thailand), Qiu Xiao-Jun (China) melawan Hwi-Jong Kim (Korea), Syafig Samad (Singapura) melawan James Goyder (Inggris), dan Duan Fu Bin (China) melawan petinju yang belum ditentukan.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026