Logo Header Antaranews Jateng

Akar Bambu Klaten Tembus Pasar Eropa

Selasa, 16 Oktober 2012 16:33 WIB
Image Print
Ilustrasi kerajinan akar bambu (Foto ANTARA)

"Kami sudah menandatangani kontrak perjanjian penjualan barang kerajinan ini dengan pengusaha di Jerman selama 13 tahun. Jadi sekarang ini kami tidak mengalami kesulitan penjualan, meskipun satu bulan satu kontainer bisa kami lakukan," kata seorang pemilik usaha kerajinan akar bambu ori di Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Ninik Ngayubi, di Klaten, Selasa.

Produk kerajinan itu antara lain berbentuk angsa, babi, bebek, dan burung sriti.

Ia mengatakan, krisis ekonomi di Eropa juga tidak memengaruhi pengiriman barang, sedangkan pembayaran juga lancar.

Ia mencontohkan, pada 5 September 2012 mengirim barang kerajinan itu ke Jerman sebanyak tiga kontainer, sedangkan pada 9 September lima kontainer. Setiap pengiriman setiap kontainer rata-rata senilai Rp85 juta.

"Kami dalam waktu dekat ini juga mendapat pesanan lagi dari pembeli di Prancis yaitu berupa bebek yang besar dengan memakai sepatu dan dimodifikasi lainnya. Pesanan dari Prancis itu sudah ada gambarnya jadi saya tinggal membuat saja," katanya.

Ia mengatakan, bila pasaran ekspor relatif sepi, penjualan produknya ke Bali.

"Jadi barang-barang suvenir yang dipajang di toko-toko besar di Bali itu buatan dari kami, jangan dikira itu buatan Bali," katanya.

Ia mengatakan harga di tingkat pasar lokal untuk produk berupa bebek sekitar Rp30 ribu per buah, pasar ekspor Rp50 ribu.
"Ya untuk harga itu bervariasi tergantung besar kecil dan kerumitan untuk membuatnya. Semakin rumit membuatnya yang jelas akan lebih mahal," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026