Logo Header Antaranews Jateng

Produksi PG Rendeng Kudus Meningkat

Senin, 15 Oktober 2012 21:30 WIB
Image Print
Ilustrasi (antarafoto.com)

"Dengan adanya kenaikan produksi gula tahun ini, maka jumlah tebu yang digiling juga mengalami kenaikan menjadi 2.724.456 kuintal dibanding tahun lalu hanya 1.900.000 kuintal tebu," kata Administrator PG Rendeng Kudus, Teguh Agung Tri Nugroho, di Kudus, Senin.

Pada musim giling tahun ini, produktivitas tanaman tebu mengalami perbaikan karena setiap hektarenya bisa menghasilkan 628 kuintal tebu, sedangkan target setiap hektarenya bisa menghasilkan tebu sebanyak 600 kuintal.

Sementara pada musim giling sebelumnya, lanjut dia, setiap hektare lahan tanaman tebu hanya menghasilkan 522 kuintal tebu.

Keberhasilan PG Rendeng meningkatkan serapan tebu petani, salah satunya karena kesiapan mesin produksi serta adanya peralatan penunjang lainnya, seperti kehadiran alat Analisis Rendemen Individu (ARI) untuk mendukung transparasi perhitungan rendemen, katanya.

Dengan kehadiran alat tersebut, kata dia, petani maupun semua pihak bisa mengecek tingkat rendemen tebunya lewat layar monitor yang akan disediakan di tempat tertentu.

Ia mengatakan bahwa puluhan ribu kuintal gula tersebut diproduksi selama 130 hari dari rencana musim giling tahun ini berlangsung selama 145 hari.

Bahkan, lanjut dia, jumlah tetes tebu yang dihasilkan pada musim giling tahun ini totalnya mencapai 132.691 kuintal atau meningkat 34,7 persen dibanding tahun lalu hanya 98.491 kuintal.

Ia mengakui bahwa kinerja PG Rendeng pada musim giling tahun ini menunjukkan grafik peningkatan jika dibanding dengan tahun sebelumnya.

Untuk tingkat rendemen gula juga mengalami peningkatan karena rata-rata per hari bisa mencapai 7,16 persen atau melampaui target sebesar 6,5 persen.

Tingkat rendemen tertinggi, kata dia, mencapai 8,05 persen pada saat proses giling memasuki hari giling ke-99.

Pada awal musim giling, tingkat rendemennya masih di bawah target karena baru mencapai 6,2 persen.

Rendemen tahun ini juga lebih baik dibanding dengan tahun lalu hanya 6,08 persen.

Peningkatan kinerja PG Rendeng Kudus, di antaranya karena adanya sejumlah perbaikan komponen mesin giling serta sarana dan prasarana penunjang yang semakin memadai sehingga persiapannya cukup maksimal.

Selain itu, lanjut dia, persyaratan tebu masuk juga diperketat dengan berbagai macam persyaratan serta adanya penjadwalan tebang tanaman tebu sesuai dengan kesepakatan.

Harga lelang gula pasir terakhir, kata dia, setiap kilogramnya mencapai Rp9.700,00/kg.

Dari total gula yang diproduksi oleh PG Rendeng pada musim giling tahun ini, sekitar 34 persennya atau 59.799,22 kuintal milik PG Rendeng, selebihnya sebanyak 130.096,78 kuintal gula milik petani.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026