
Triyaningsih Pecahkan Rekor PON 10 Ribu Meter

Pada perlombaan final di Stadion Rumbai Pekanbaru, Jumat malam, Triyaningsih masuk garis finish dengan catatan waktu 34 menit 21,60 detik (34:21.60).
Sementara itu rekor PON atas namanya sendiri adalah 34 menit 41,63 detik (34:41.63) yang dicapai saat tampil pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur.
Medali perak nomor ini direbut pelari asal Kalimantan Timur Feri Subnafeu dengan catatan waktu 36 menit 25,38 detik (36:25.34), sedangkan perunggu direbut Yulianingsih (Jatim) dengan catatan waktu 36 menit 45,03 detik (36:45.03).
Sejak garis start, adik mantan pelari nasional Ruwiyati yang kini menjadi pelatihnya tersebut terus memimpin di depan bahkan sejak sembilan putaran terakhir berhasil menyalip pelari yang ada di belakangnya (overlaps).
Beberapa meter sebelum memasuki garis finish, Triyaningsih menyelesaikan dengan memperlambat larinya. "Saya sudah memecahkan rekor terlalu jauh sehingga saya memperlambat larinya beberapa meter sebelum masuk finish," katanya.
Tetapi catatan waktu di PON ini masih jauh dari rekor nasional juga atas namanya sendiri yaitu 32 menit 49,47 detik yang dicapai pada 2009.
Termasuk catatan waktu saat yang bersangkutan memecahkan rekor SEA Games 32 menit 49,47 detik yang dicapai saat meraih medali emas SEA Games 2009 Laos.
Medali emas yang diraih Triyaningsih di PON Riau ini merupakan yang kedua kalinya karena sebelumnya juga meraih medali emas dari nomor lari 5.000 meter.
Pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau ini, Triyaningsih hanya turun pada dua nomor yaitu lari 5.000 dan 10 ribu meter setelah sebelumnya batal turun pada nomor lari 1.500 meter.
Pewarta: Hernawan Wahyudono
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
