
Jalur Selatan Jateng Ramai Lancar

Dari pantauan, antrean kendaraan yang di ruas Sampang--Buntu disebabkan adanya pertemuan arus kendaraan dari Cilacap, Bandung/Jakarta, maupun Yogyakarta di kawasan segitiga Sampang, Kabupaten Cilacap, serta banyaknya kendaraan yang masuk dan keluar dari objek wisata Taman Sari Rasa Waterboom di Desa Karangjati, Kecamatan Kroya, Cilacap, yang berada di sisi selatan jalan nasional ini.
Selain itu, antrean kendaraan dari arah Bandung/Jakarta maupun Yogyakarta juga terjadi di simpang empat Buntu, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, akibat adanya pertemuan arus kendaraan dari dua arah tersebut maupun dari arah Kroya dan Banyumas.
Seorang pemudik bersepeda motor dari Purworejo yang hendak kembali ke Bandung, Kurniawan (35) mengatakan, secara umum arus kendaraan dari Purworejo ke arah barat ramai lancar.
"Namun di beberapa lokasi seperti simpang tiga Prembun dan simpang tiga Ijo/Rowokele terjadi kemacetan yang cukup panjang dari arah timur," kata dia saat ditemui di SPBU Karangjati.
Menurut dia, kemacetan di simpang tiga Prembun kemungkinan disebabkan adanya pertemuan arus kendaraan wisatawan dari objek wisata Waduk Wadaslintang yang hendak masuk ke jalur selatan Jateng.
Sedangkan di simpang tiga Ijo/Rowokele, dia memperkirakan akibat adanya arus kendaraan wisatawan yang hendak pulang setelah berwisata di Goa Jatijajar, Goa Petruk, maupun Pantai Ayah, Kebumen.
"Sudah menjadi tradisi setiap H+1 Lebaran banyak warga yang berwisata. Kalau saya sudah tidak mungkin dapat berwisata karena Kamis (23/3) sudah masuk kerja," katanya.
Sementara itu, arus kendaraan di jalan penghubung jalur selatan dengan jalur pantai utara Jateng khususnya ruas Wangon-Ajibarang-Bumiayu juga terpantau ramai lancar meskipun terjadi antrean kendaraan seperti di ruas Wangon--Ajibarang akibat adanya objek wisata "Dream Land Park" yang berada di sisi barat jalan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
