
BBPOM Semarang Temukan Makanan Berformalin

"Dari 22 sampel makanan yang diuji oleh petugas secara langsung di lokasi, ada empat makanan yang terbukti mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia," kata Matius Kristianto selaku petugas Pengawas Farmasi dan Makanan BBPOM Semarang di Semarang, Kamis.
Pada pemeriksaan rutin menjelang Lebaran ini, petugas menemukan bahan pengawet jenis Formalin makanan mi basah dan ikan teri gepeng, sedangkan pada kue moho dan kerupuk mi ditemukan kandungan zat pewarna tekstil Rhodamin B serta Auramin.
Menurut dia, zat-zat tersebut tidak boleh dikonsumsi oleh manusia karena dalam jangka waktu lama akan menimbulkan berbagai penyakit.
"Produk makanan yang terbukti mengandung zat-zat berbahaya berdasarkan pengujian langsung tersebut akan kami tarik dari pasaran untuk dimusnahkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Petugas BBPOM Kota Semarang juga akan membina para penjual makanan yang tidak diizinkan dikonsumsi manusia serta mencari produsen yang memasok makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas BBPOM Kota Semarang mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam memilih produk makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama pada saat menjelang perayaan Lebaran.
Pewarta: -
Editor:
Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
