
Makanan Impor Serbu Pasar Kudus

"Berdasarkan hasil monitoring di sejumlah toko maupun swalayan di Kudus, makanan impor dalam kemasan mulai mendominasi," kata Kasi Perdagangan Luar Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Achmad, di Kudus, Selasa.
Untuk itu, kata dia, pengawasan terhadap makanan impor menjelang Lebaran 2012 akan ditingkatkan, guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.
Pengawasan tersebut, katanya, bertujuan untuk memastikan produk makanan tersebut aman dikonsumsi serta memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.
"Setidaknya, dalam kemasannya terdapat masa kedaluwarsanya, perizinan dari Badan POM serta simbol halal," ujarnya.
Produk makanan impor yang ditemui, katanya, didominasi dari China.
Harga jual produk makanan impor tersebut, katanya, hampir imbang dengan produk sejenis dari dalam negeri, sehingga konsumen harus jeli dalam memilih.
"Masyarakat harus memastikan, produk makanan yang dibeli belum memasuki masa kedaluwarsa dan ada izin dari BPOM, sehingga aman ketika dikonsumsi," ujarnya.
Kasi Perlindungan Konsumen Pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Mahmudah Widhyartati mengungkapkan, inspeksi mendadak terhadap produk makanan dan minuman yang beredar di Kudus terus dilakukan.
Sebelum memasuki bulan puasa, katanya, sudah dilakukan, karena pengawasan makanan dan minuman merupakan kewenangannya untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa produk makanan dan minuman yang beredar aman dikonsumsi.
Sedangkan sidak gabungan pada bulan puasa, katanya, dalam waktu dekat akan digelar, guna memastikan makanan dan minuman yang beredar, termasuk produk impor sesuai ketentuan dan tidak mengandung zat berbahaya ketika dikonsumsi.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
