
Kemenlu Jalin Diplomasi Lewat Budaya

Wakil Menteri Luar Negeri Wardana mengatakan hal itu pada "Seminar Nasional Sosialisasi Perkembangan Hubungan Kerjasama ASEAN dengan Mitra Wicara ASEAN dan Launching Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta di Solo, Senin.
Ia mengatakan, lewat diplomasi budaya ini ternyata mampu meruntuhkan kebencian baik yang menyangkut masalah agama, ras dan lain-lain. Melalui cara ini pula mampu mewujudkan pencitraan bangsa Indonesia di luar negeri.
"Kami berharap para pemuda dari luar yang mendapat beasiswa dan belajar mengenai masalah budaya Indonesia, nantinya setelah mereka pulang ke negaranya masing-masing bisa dikenalkan kepada teman-temannya atau masyarakat luas di negaranya masing-masing. Hal ini sekaligus juga bisa mempromosikan budaya Indonesia yang terkenal halus dan bangsa Indonesia yang ramah ini," katanya.
Menjalin hubungan dengan luar negeri itu sangat penting apalagi dalam global seperti sekarang ini. "Ya negara kita dalam mengembangkan kebijakan politik luar negeri tidak menyangkut hanya masalah kebudayaan saja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keamanan dan lain-lain".
Ia mengatakan, untuk itu perwakilan-perwakilan Indonesia yang ada di luar negeri diharapkan selain mampu melindungi warga negara Indonesia yang ada di negara tersebut, juga harus bisa menciptakan kerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Kami sudah meminta kepada para perwakilan Indonesia yang ada di luar negeri untuk bisa melakukan kerjasama seperti itu dan bisa memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara," kata Wardana yang juga mantan Duta Besar Indonesia untuk Singapura.
Pewarta: Joko Widodo
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
