
Sekolah Dilarang Memelonco Siswa Baru

"Kami sudah memberikan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan MOS kepada seluruh sekolah," kata Kepala Bidang Monitoring dan Pengembangan Disdik Kota Semarang Nana Storada di Semarang, Kamis.
Ia menjelaskan sekolah memang diberikan kebebasan dalam merancang kegiatan MOS bagi siswa baru sesuai dengan manajemen berbasis sekolah (MBS), tetapi tetap ada prinsip acuan yang harus dipatuhi sekolah.
Menurut dia, kegiatan MOS harus dilandasi prinsip pengembangan pendidikan karakter, seperti menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan beretika, serta kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.
"Dalam SE tentang pelaksanaan MOS itu sudah diatur poin-poin yang harus ditaati, seperti larangan segala bentuk perpeloncoan, hingga pengaturan sampai pukul berapa MOS harus selesai," katanya.
Kalau ada sekolah yang melanggar, kata Nana yang juga Sekretaris Panitia Penerimaan Peserta Didik (PPD) Kota Semarang, pihaknya akan menindak tegas, tentunya setelah ada pembuktian sekolah melanggar.
"Tentunya, kalau ada laporan pelanggaran sekolah akan kami tindak lanjuti dan kaji terlebih dulu. Sanksinya sesuai tingkat pelanggaran, apakah pelanggaran ringan, sedang, atau berat," kata Nana.
Dalam kesempatan sama, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Supriyanto meminta sekolah mengisi MOS dengan kegiatan yang mendidik siswa. seperti tentang kedisiplinan, cinta lingkungan, budaya, dan nilai etika.
Namun, kata politikus PDI Perjuangan itu, tidak boleh ada segala bentuk tindak perpeloncoan dalam MOS, termasuk menyuruh siswa membawa barang-barang aneh yang susah dicari dan tidak memiliki nilai pendidikan.
"Sekarang sudah bukan zamannya lagi ada perpeloncoan siswa baru. Sekolah harus mengedepankan pendidikan secara berkualitas. Tidak ketinggalan, penanaman moral dan etika," kata Supriyadi.
Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Semarang Sutomo mengatakan pihaknya akan menggelar MOS pada 16-18 Juli mendatang dengan kegiatan yang mendidik dan santun.
"Sementara ini, saya memang belum menerima SE terkait MOS dari Disdik Kota Semarang. Namun, kami tegaskan tidak akan ada perpeloncoan. Kegiatan lebih ditekankan penanaman pendidikan karakter," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
