
Pemkot Jamin Permudah Investor

"Kami serius menyambut para investor dengan menyiapkan sarana prasarana, perizinan, dan regulasi agar sesuai kaidah aturan yang ada," kata Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam kegiatan Semarang Business Forum (Sem'Biz) VI 2012 di Hotel Patrajasa Semarang, Jawa Tengah, Senin.
Untuk jaminan kepastian hukum, lanjut Hendrar Prihadi, saat ini Pemkot dan DPRD Kota Semarang tengah membahas Raperda Penanaman Modal dan proses perizinan tidak berbelit.
Proses pengajuan IMB yang dulunya 30 hari sekarang cukup 15 hari, begitu juga untuk pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang sebelumnya masing-masing pengajuannya membutuhkan waktu hingga tujuh hari sekarang maksimal tiga hari sudah selesai.
"Semarang kondusif dan kami dari Pemkot siap untuk mengkomunikasikan jika terjadi demo buruh," katanya.
Upaya lain untuk mempermudah investor yakni Pemkot Semarang terus melakukan peningkatan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan transportasi, menjamin ketersediaan informasi dan peningkatan forum komunikasi bisnis.
Dalam kesempatan tersebut Hendrar Prihadi juga meminta kepada investor tidak membuka peluang terjadinya pungutan liar.
"Kami seluruh pejabat di Kota Semarang sudah ada komitmen untuk menarik investor, sehingga tidak akan membuat repot. Jika ada persoalan di lapangan, tolong segera laporkan dan akan saya tangani dalam tempo sesingkat-singkatnya," katanya.
Pada Sem'Biz tahun 2012, Pemkot Semarang melibatkan seluruh wilayah Kedungsepur (Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Grobogan).
Kegiatan Sem'Biz 2012 menghasilkan 24 LoI yakni yang berminat menanamkan investasi di Kota Semarang sebanyak 16 investor, Kota Salatiga satu investor, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal masing-masing tiga investor, dan satu investor tertarik berinvestasi di Kabupaten Grobogan.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
