Logo Header Antaranews Jateng

Jateng Alami Inflasi 0,67 Persen

Senin, 2 Juli 2012 16:14 WIB
Image Print
ilustrasi Inflasi (Foto ANTARA)

"Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi yakni cabai merah, tukang bukan mandor, bawang putih, daging ayam ras, dan gula pasir," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Jawa Tengah Jam Jam Zamachsyari di Semarang, Senin.

Sementara komoditas yang memberikan sumbangan terbesar pada deflasi adalah minyak goreng, angkutan udara, jeruk, bensin, dan nangka muda.

Jam Jam mengatakan inflasi terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan 1,64 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,75 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,60 persen; kelompok sandang 0,28 persen; dan kelompok kesehatan 0,34 persen.

Sementara untuk penurunan indeks terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,02 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,40 persen.

"Dari empat kota survei biaya hidup di Jateng, seluruhnya mengalami inflasi," katanya,

Kota Surakarta mengalami inflasi 0,85 persen dengan IHK 122,91 poin, Kota Semarang mengalami inflasi 0,68 persen dengan IHK 131,05 poin, Kota Tegal mengalami inflasi 0,54 persen dengan IHK 132,12 poin, dan Kota Purwokerto mengalami inflasi 0,33 persen dengan IHK 130,43 poin.

Di Kota Surakarta, inflasi disebabkan oleh naiknya harga bawang putih, daging ayam ras, gula pasir, bawang merah, dan cabai merah.

Sementara di Kota Semarang penyebab inflasi disebabkan oleh naiknya harga tukang bukan mandor, cabai merah, bawang putih, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Di Kota Tegal inflasi terjadi karena naiknya harga gula pasir, cabai merah, daging ayam ras, beras, dan bawang putih. Sedangkan di Purwokerto inflasi disebabkan naiknya harga cabai merah, batu bata, beras, keramik, dan gula pasir.

Laju inflasi tahun kalender Juni 2012 sebesar 2,04 persen, sedangkan besarnya laju inflasi year on year (y-o-y) untuk Juni 2012 terhadap Juni 2011 sebesar 4,59 persen.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026