Logo Header Antaranews Jateng

Transaksi Tokobagus.com Capai Rp1,4 Triliun/Bulan

Minggu, 1 Juli 2012 23:31 WIB
Image Print
Seorang Sales Promotion Girl (SPG) Tokobagus.com sedang menjelaskan pendaftaran "member" kepada pengunjung di gerai Tokobagus.com dalam pergelaran Jateng Fair 2012 di Semarang, Minggu (1/7).


"Memasuki tahun ini, nilai transaksi, dalam arti sudah ada transaksi jual beli antara 'member' kami dan pembeli memang naik," kata Public Relation (PR) Manager Tokobagus.com A. Ichwan Sitorus di Semarang, Minggu.

Di sela pergelaran Jawa Tengah Fair 2012 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, Ichwan mengatakan transaksi jual-beli "online" saat ini kian dilirik karena praktis dan efisien.

Kalau dibandingkan 2010 lalu, ia mengakui memang sangat jauh bedanya karena nilai transaksi antara "member" dan pembeli melalui Tokobagus.com rata-rata masih Rp300 miliar/bulan, sementara sekarang Rp1,4 triliun/bulan.

Dengan anggota (member) aktif yang saat ini sudah mencapai 2,5 juta orang, kata dia, pihaknya optimistis nilai transaksi jual-beli melalui situs itu akan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun secara signifikan.

"'Member' aktif kami memang sudah sebanyak 2,5 juta orang. Namun, kalau dihitung dari keseluruhan 'member', baik yang aktif dan cukup aktif bisa mencapai 2,7 juta orang. Naik 200 persen dibanding tahun lalu," katanya.

Sebanyak 2,7 juta "member" Tokobagus.com itu tersebar di seluruh Indonesia, lanjut dia, tetapi sebagian besar memang didominasi oleh warga yang tinggal di Pulau Jawa, terutama Jakarta, kemudian Pulau Bali.

"Untuk Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ada 10 persen, bersaing dengan Jawa Timur yang juga mencapai 10 persen. Sementara 'member' di Jakarta memang paling banyak, mencapai 60 persen," katanya.

Berkaitan dengan Jateng Fair 2012 yang berlangsung pada 29 Juni-8 Juli 2012, ia menjelaskan Tokobagus.com mengambil bagian untuk melakukan promosi dan pengenalan kepada masyarakat.

Menurut Ichwan, masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan memanfaatkan internet untuk melakukan jual-beli secara "online", padahal banyak keuntungan yang didapatkan dengan memanfaatkan situs jual-beli "online".



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026