
Rupiah Kamis Pagi Menguat 15 Poin

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak menguat 15 poin menjadi Rp9.455 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.470 per dolar AS.
"Penguatan rupiah terhadap dolar AS cenderung dipicu intervensi BI seiring bertambahnya kekhawatiran pasar terhadap krisis utang di Eropa," kata analis Milenium Danatama Sekuritas Abidin di Jakarta, Kamis.
Ia menambahkan, tren nilai tukar berisiko masih turun menjelang pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa (UE). Sentimen bearish mata uang juga diperburuk oleh kenaikan imbal hasil obligasi Spanyol.
Selain itu, lanjut dia, Siprus juga telah meminta bantuan keuangan di tengah krisis utang zona euro. Kondisi itu menambah negara UE yang terkena krisis ekonomi.
Ia mengatakan, harapan stimulus China berhasil mengurangi kecemasan akan tidak adanya solusi mutakhir untuk atasi krisis utang kawasan negara Euro jelang pertemuan puncak Uni Eropa.
Ia menambahkan, pasar saham global menguat tadi malam. Investor merespon positif data penjualan rumah dan pesanan untuk durable goods di AS.
"Positifnya bursa saham akan membawa efek positif terhadap nilai tukar dalam negeri," kata dia.
Pewarta: -
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
