Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot siapkan 222 SPKLU di Tegal

Minggu, 24 Mei 2026 13:54 WIB
Image Print
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono pada acara kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, di Tegal Sabtu (23/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Tegal)

Tegal (ANTARA) - Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, akan menyiapkan 222 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di daerah pada Agustus 2026 dalam upaya mendukung ekosistem kendaraan berbasis energi listrik.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono di Tegal, Sabtu, mengatakan bahwa sebagai kota jasa, perdagangan, dan transportasi, daerah ini membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan sistem transportasi yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan.

"Kota Tegal siap mendukung transformasi kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan, salah satunya dengan pembangunan SPKLU," katanya.

Menurut dia, adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri menjadi kunci dalam menjawab tantangan transportasi masa depan termasuk percepatan pengembangan kendaraan listrik.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tegal menandatangani kesepakatan bersama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan transportasi melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi.

"Saya menyambut baik dan mendukung jalinan kerja sama yang strategis ini. Langkah ini merupakan komitmen kita untuk memperkuat kapasitas SDM transportasi, mendukung transformasi transportasi nasional, dan membangun masa depan transportasi yang lebih berkelanjutan," katanya.

Ia mengatakan penandatanganan kerja sama antara pemda dengan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal bukan sekadar kegiatan seremonial melainkan merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam optimalisasi penyelenggaraan transportasi.

"Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kompetensi aparatur dan masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan inovasi di sektor transportasi yang aman, tertib, modern, dan berkelanjutan," katanya.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat Bambang Siswoyo menyampaikan bahwa transformasi transportasi darat menjadi peluang besar bagi kemajuan transportasi Indonesia, khususnya dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Transformasi transportasi darat menjadi peluang bagi transportasi Indonesia khususnya kendaraan listrik. Oleh karena itu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara industri dan pemerintah," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026