Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang dan Jasa marga siapkan rekayasa lalu lintas mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 21:48 WIB
Image Print
Kondisi arus lalu lintas di ruas jalan Tol Cipali. (ANTARA/HO-Astra Tol Cipali)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah bersama PT Jasamarga Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas dan diskon tol untuk mengantisipasi kepadatan di jalur tersebut pada mudik Lebaran 2026.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Jumat, mengatakan bahwa langkah antisipasi ini menyusul posisi strategis di wilayah ini yang menjadi salah satu simpul utama perjalanan lintas Jawa.

"Kondisi geografis ini membuat wilayah di daerah ini rawan menjadi titik penumpukan kendaraan terutama saat puncak arus mudik Lebaran," katanya.

Ia menyebutkan wilayahnya memiliki tiga pintu keluar tol yang semuanya terintegrasi langsung dengan jalan pantura dan satu akses menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

"Pemudik yang menempuh perjalanan jauh dari Jakarta menuju Surabaya pasti akan melintasi Kabupaten Batang. Potensi kelelahan pengemudi sangat tinggi sehingga kami harus memastikan antisipasi berjalan maksimal untuk menekan risiko kecelakaan di ruas Tol Semarang – Batang," katanya.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah mengatakan ruas Tol Semarang – Batang membentang sepanjang 74,9 kilometer mulai dari KM 346+100 di Batang hingga KM 420+892 di Semarang.

Enam gerbang tol yang tersebar di sepanjang ruas itu adalah Gerbang Tol Kandeman, Kalibanteng, Weleri, Kendal, Kaliwungu, dan Kalikangkung.

Berdasarkan prediksi volume kendaraan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan periode kepadatan tertinggi antara pukul 03.00 WIB hingga 06.00 WIB sedangkan arus balik diperkirakan memuncak pada Selasa (24/3).

"Kami akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way secara bertahap mulai 17 Maret hingga 20 Maret 2026. Selain itu, pemerintah juga membatasi operasional kendaraan angkutan barang hingga 30 Maret 2026 untuk mengurangi beban jalan," katanya.

PT JSB juga menyiapkan insentif berupa diskon tarif tol pada periode tertentu dan akan diberikan pada 15-16 Maret 2026 untuk perjalanan arus mudik serta 26-27 Maret untuk arus balik Lebaran.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026