Logo Header Antaranews Jateng

Tiga orang tewas tertimpa pohon tumbang di Batang

Kamis, 5 Maret 2026 09:55 WIB
Image Print
Masyarakat sedang mengecakuasi korban tertimpa pohon tumbang di Batang, Rabu (4/3/2026). ANTARA.HO-warganet

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, menginformasikan hujan deras disertai angin kencang yang melanda di empat wilayah kecamatan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia karena tertimpa pohon tumbang, Rabu petang.

"Cuaca ekstrem ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tiga lokasi yang berbeda," kata Kapolres Batang AKBP Veronika di Batang, Kamis.

Menurut dia, peristiwa yang terjadi hampir bersamaan di beberapa kecamatan pada Rabu (4/3) sekitar pukul 17.00 WIB hingga malam itu juga mengakibatkan akses jalan utama tertutup material pohon dan sejumlah fasilitas umum rusak.

Beberapa wilayah kecamatan yang dilanda bencana tersebut, kata dia, di Kecamatan Wonotunggal, Subah, Gringsing, Banyuputih, Warungasem, dan Bandar. Sementara angin puting beliung dilaporkan menerjang Kecamatan Batang dan Tulis.

"Cuaca ekstrem ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tiga lokasi berbeda," ujar AKBP Veronica dalam keterangannya, Rabu malam.

Di Kecamatan Subah, seorang pengendara mobil tewas setelah kendaraannya tertimpa pohon jati yang tumbang di Jalan Raya Pantura Jatisari dan satu warga meninggal dunia akibat tertimpa tiang listrik yang roboh di Jalan Desa Gondang.

Kemudian, di Kecamatan Gringsing, seorang warga meninggal setelah tertimpa pohon yang tumbang di pinggir jalan raya pantura Surodadi, Desa Surodadi.

Selain menelan korban jiwa, sejumlah lokasi mengalami kerusakan terjadi di Kecamatan Wonotunggal akibat pohon tumbang melintang di jalan Batang-Wonotunggal dan tiang listrik roboh hingga menyebabkan gangguan aliran listrik.

Angin kencang yang melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem juga mengakibatkan pohon tumbang hingga menimpa rumah warga dan genting rumah rusak.

Di Kecamatan Bandar, pohon tumbang menimpa rumah warga di Dukuh Kemamang, Desa Candi dan di Kecamatan Batang menyebabkan papan reklame roboh hingga menutup sebagian jalur pantura.

Tim gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban, membersihkan sisa material pohon tumbang, serta mengatur arus lalu lintas.

"Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan menghindari berteduh di bawah pohon besar serta berhati-hati saat melintas di jalur rawan pohon tumbang.

"Cuaca saat ini cukup ekstrem. Kami imbau masyarakat selalu berhati-hati dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026