Logo Header Antaranews Jateng

PT Pertamina pastikan ketersediaan BBM di Pulau Karimunjawa Jepara

Rabu, 4 Maret 2026 19:44 WIB
Image Print
Stok BBM jenis Pertalite hingga Biosolar di Pulau Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dipastikan tersedia aman. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Jepara (ANTARA) - PT Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Biosolar di Pulau Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selama bulan puasa hingga Lebaran 2026.

"PT Pertamina telah melakukan langkah antisipatif jauh hari sebelum Ramadhan, dengan menyiapkan strategi berlapis guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat faktor cuaca," kata Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga Taufiq Kurniawan di Kudus, Rabu.

Ia mengakui jauh hari sudah diantisipasi dengan menerapkan strategi berlapis-lapis.

Strategi pertama, kata dia, dengan mempertebal stok BBM di wilayah kepulauan Karimunjawa sebelum memasuki bulan puasa.

Jika biasanya satu kali pengiriman mampu memenuhi kebutuhan sekitar 10 hari, kali ini pasokan ditambah agar dapat bertahan hingga estimasi dua pekan.

"Karimunjawa aman. Strateginya ada berlapis-lapis. Pertama, kita stok berlebih di kepulauan Karimunjawa. Kita kirim sekaligus untuk bertahan estimasi dua minggu. Jadi sebelum puasa sudah kita pertebal stoknya," ujarnya.

Kebutuhan BBM di Kecamatan Karimunjawa diperkirakan mencapai 100 kiloliter setiap 10 hari, dengan pola pengiriman normal dilakukan setiap pekan.

Strategi kedua dilakukan melalui kerja sama distribusi menggunakan kapal milik ASDP, di mana mobil tangki diangkut melalui kapal penyeberangan untuk memastikan suplai tetap berjalan meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.

Sementara itu, strategi lapis ketiga, Pertamina juga telah menjalin koordinasi dengan TNI Angkatan Laut untuk kemungkinan distribusi menggunakan kapal perang (KRI) apabila gelombang tinggi benar-benar menghambat pelayaran reguler dan dermaga tidak mengizinkan kapal berlayar.

"Kalau ombak benar-benar kacau dan tidak diizinkan berlayar, kita sudah kerja sama untuk opsi pengiriman menggunakan KRI. Jadi antisipasi sudah ada," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan Biosolar di Karimunjawa justru cenderung menurun saat Lebaran karena sebagian nelayan menghentikan sementara aktivitas melaut. Sedangkan konsumsi Pertalite relatif stabil, meskipun saat momen libur Lebaran diprediksi akan ada kenaikan permintaan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisata.

Kecamatan Karimunjawa sendiri dihuni sekitar 9.789 jiwa yang tersebar di lima pulau, yakni Pulau Karimunjawa, Pulau Kemojan, Pulau Genting, Pulau Nyamuk, dan Pulau Parang.

Dengan strategi distribusi berlapis tersebut, Pertamina memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama Ramadhan dan libur Lebaran 2026.

Baca juga: TK Kemala Bhayangkari Jepara direkomendasi jadi rintisan sekolah kurikulum kemaritiman



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026