Logo Header Antaranews Jateng

Polresta Banyumas petakan kerawanan jalur mudik

Senin, 23 Februari 2026 23:04 WIB
Image Print
Personel gabungan dari Satlantas Polresta Banyumas, Ditlantas Polda Jawa Tengah, Korlantas, dan sejumlah instansi terkait lainnya melakukan survei di Simpang Buntu, Kabupaten Banyumas, beberapa waktu lalu untuk mengecek kesiapan ruas jalan nasional di jalur selatan Jateng dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. ANTARA/HO-Polresta Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas memetakan sejumlah titik rawan di jalur mudik wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus Lebaran 2026.

“Polresta Banyumas bersama pihak terkait, juga dari Korlantas dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah sudah melakukan kegiatan survei jalur di wilayah hukum Polresta Banyumas beberapa waktu lalu,” kata Kepala Satlantas Polresta Banyumas Komisaris Polisi Harman Rumenegge Sitorus di Purwokerto, Banyumas, Senin.

Ia mengatakan survei jalur tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi potensi gangguan kelancaran dan keselamatan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kata dia, ditemukan sejumlah titik yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut, di antaranya masih terdapat jalan berlubang, lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi, tempat peristirahatan (rest area) yang perlu pembenahan, serta ruas jalan yang belum dilengkapi rambu lalu lintas.

“Dari sejumlah hasil survei tersebut, kami sudah memberikan rekomendasi supaya nanti ketika pelaksanaan operasi semuanya sudah clear dan sudah ditindaklanjuti dari hasil survei yang ada,” katanya.

Menurut dia, jalur tengah dan jalur selatan Jateng menjadi fokus utama pengawasan karena merupakan jalur strategis yang diperkirakan akan dilalui peningkatan volume kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Bahkan, kata dia, jalur tengah dan jalur selatan itu menjadi prioritas dalam kegiatan Operasi Ketupat Candi ke depan.

Dia menyebut terdapat beberapa titik yang masih perlu diwaspadai, termasuk ruas Rawalo hingga Menganti di jalur selatan Jateng yang sebelumnya dilaporkan memiliki kondisi jalan kurang optimal.

"Akan tetapi, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan guna mempercepat perbaikan," ujarnya.

Selain itu, Satlantas Polresta Banyumas juga menyiapkan langkah pengaturan dan rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan kendaraan di titik-titik tertentu, guna mengantisipasi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas pada masa arus mudik hingga balik Lebaran 2026.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta beristirahat cukup selama perjalanan.

“Harapannya arus mudik di wilayah Banyumas bisa berjalan aman, lancar, dan kondusif,” kata Kompol Harman.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026