Logo Header Antaranews Jateng

Harga kebutuhan pokok di Blora stabil

Minggu, 22 Februari 2026 13:34 WIB
Image Print
Nafisah, pedagang bumbu dapur dan sayuran di Blok C Pasar Sido Makmur Blora. (ANTARA/Gunawan.)

Blora (ANTARA) - Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memasuki hari ketiga Ramadhan terpantau relatif stabil meski permintaan masyarakat mulai meningkat untuk kebutuhan sahur dan berbuka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora Indah Yuniatik di Blora, Minggu, mengatakan berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga ayam potong berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Ayam kampung dijual Rp80.000 per kilogram, sementara ayam jenis joper Rp70.000 per kilogram.

Untuk komoditas daging sapi, harga kualitas dua (KW 2) tercatat Rp120.000 per kilogram dan kualitas satu (KW 1) mencapai Rp130.000 per kilogram. Sandung lamur dijual sekitar Rp45.000 per kilogram.

"Komoditas bumbu dapur, harga bawang merah berkisar Rp37.000–Rp40.000 per kilogram dan bawang putih Rp28.000–Rp32.000 per kilogram," ujarnya.

Sementara untuk harga komoditas cabai, kata dia, masih menunjukkan variasi harga antar pedagang. Cabai merah keriting dijual Rp24.000–Rp28.000 per kilogram, cabai hijau besar Rp10.000–Rp24.000 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp25.000–Rp35.000 per kilogram.

"Sementara cabai rawit merah atau rawit setan menjadi yang tertinggi dengan harga Rp60.000–Rp80.000 per kilogram," imbuhnya.

Indah untuk beras jenis premium berada di kisaran Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras medium Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.

Sejumlah bahan pokok lainnya juga relatif stabil, seperti gula pasir Rp15.000–Rp16.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.500–Rp19.000 per kilogram, jagung Rp7.000 per kilogram, kedelai impor Rp9.800–Rp10.000 per kilogram, kedelai lokal Rp9.000–Rp10.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp28.000–Rp28.500 per kilogram.

"Komoditas sayuran seperti sawi hijau Rp6.000 per kilogram, tomat Rp4.000–Rp5.000 per kilogram, kacang panjang Rp10.000 per kilogram, mentimun Rp6.000–Rp8.000 per kilogram, dan kentang Rp15.000–Rp16.000 per kilogram juga terpantau stabil," ujarnya.

Indah menambahkan data rerata harga kebutuhan pokok periode Desember 2025 menunjukkan angka yang tidak jauh berbeda.

Saat itu, kata dia, daging sapi tercatat Rp120.000 per kilogram, ayam broiler Rp40.000 per kilogram, ayam kampung Rp80.000 per kilogram, serta beras premium Rp14.500 per kilogram dan beras medium Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.

Harga bawang merah pada Desember berada di kisaran Rp37.000–Rp38.000 per kilogram dan bawang putih Rp30.000–Rp32.000 per kilogram. Cabai merah dijual Rp25.000–Rp28.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp35.000 per kilogram, cabai hijau Rp22.000–Rp24.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp60.000 per kilogram.

"Secara umum, harga kebutuhan pokok dari akhir Desember 2025 hingga awal Ramadhan terpantau relatif stabil, meski terdapat selisih harga pada komoditas hortikultura di tingkat pedagang," ujarnya.

Masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas harga selama bulan suci Ramadhan.

Sejumlah pedagang mengaku terjadi peningkatan permintaan sejak awal Ramadhan, terutama untuk komoditas ayam, daging, dan cabai. Meski demikian, pasokan dinilai masih aman sehingga belum terjadi lonjakan harga yang signifikan.

"Pembeli mulai ramai untuk persiapan sahur dan berbuka. Tapi untuk saat ini harga masih stabil, belum ada kenaikan mencolok," ujar Nafisah, pedagang bumbu dapur dan sayuran di Blok C Pasar Sido Makmur Blora.

Sarmi, pedagang ayam asal Karangnongko, Blora, yang juga berjualan di Blok C Pasar Sido Makmur Blora, mengatakan harga ayam potong saat ini relatif stabil.

Menurut dia ketersediaan stok dari pemasok masih lancar sehingga belum memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.

"Stok dari pemasok masih aman dan harga masih relatif terjangkau," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026