
Pajak BBM di Jateng dan DIY Rp1 Triliun

"Setiap tahun kuota dan penjualan BBM ada kenaikan, sehingga PBBKB-nya juga meningkat," kata Asisten Manager External Relations PT Pertamina Pemasaran Jawa tengah-DIY Heppy Wulansari di Semarang, Selasa.
Pada tahun 2011, jumlah pajak yang harus dibayarkan PT Pertamina Jateng-DIY kepada pemerintah daerah setempat pada tahun 2011 mencapai Rp1.000.347.902.937 dengan jumlah volume BBM 5.004.292.576 liter.
Dari jumlah tersebut, untuk Jateng jumlah PBBKB sebesar Rp880,9 miliar dengan jumlah volume BBM 4.445.700.198 liter, sedangkan jumlah PBBKB Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp119,4 miliar (598.592.378 liter).
Heppy menegaskan jumlah PBBKB tersebut, dari tahun ke tahun terus meningkat seperti pada tahun 2009, PBBKB yang dibayarkan sebesar Rp852.191.801.709 dengan jumlah volume BBM 4.380.005.598 liter.
Sementara untuk tahun 2010, jumlah PBBKB sebesar Rp919,1 miliar dengan jumlah volume BBM 4.678.873.289 liter.
Tahun 2012 (Januari hingga Maret) jumlah PBBKB yang harus dibayarkan Pertamina sebesar Rp29.358.963.466 dengan jumlah volume BBM sebanyak 1.307.179.363 liter.
Ia menambahkan jumlah PBBKB tersebut merupakan hasil penjualan BBM baik bersubsidi premium dan solar maupun nonsubsidi (pertamax dan pertamax plus).
Di Jateng harga pertamax lebih mahal dari daerah lain seperti DKI karena di Jateng tidak ada kompetisi, berbeda dengan yang di Jakarta terdapat Shell dan Petronas.
"Kami bersyukur Gubernur Jateng nasionalis" demikian Heppy Wulansari.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
