Logo Header Antaranews Jateng

OJK melakukan edukasi keuangan pelajar SMA Taruna Nusantara

Selasa, 6 Januari 2026 16:58 WIB
Image Print
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan , Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan Kepala SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI M.I. Gogor menjawab pertanyaan wartawan di Magelang, Selasa (6/1/2026) ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan edukasi keuangan kepada para pelajar di SMA Taruna Nusantara Magelang, dengan tema "literasi Keuangan Kuat, Indonesia Hebat, Pelajar SMA Taruna Nusantara Menuju Generasi Emas 2045".

Kepala SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI M.I. Gogor di Magelang, Selasa, menyampaikan kehadiran OJK dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga cerdas secara finansial.

"Kami meyakini literasi keuangan bukan sekadar hitung-hitung soal uang, tetapi bagian dari pentingnya pembentukan karakter bagi calon pemimpin masa depan yaitu karakter pemimpin yang bertanggung jawab, mandiri, disiplin, dan berintegritas," katanya.

Ia menyampaikan, semua menyadari bahwa di era digital ini tantangan keuangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks, akses terhadap produk keuangan yang sangat mudah mulai dari tabungan digital, pinjaman online, hingga investasi.

Menurut dia, di satu sisi hal itu sebuah peluang, tetapi di sisi lain juga menyimpan resiko tanpa adanya pemahaman yang kuat, anak-anak bisa terjebak pada keputusan finansial yang keliru kemudian perilaku konsumtif bahkan menjadi korban kejahatan keuangan digital.

"Oleh karena itu kegiatan edukasi seperti ini akan memiliki nilai yang sangat strategis, para siswa akan mendapatkan literasi peran OJK, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, perencanaan keuangan, pasar modal dan kewaspadaan berbagai modus kejahatan finansial. Ini bekal penting bagi para siswa, bukan hanya untuk hari ini tetapi masa depan sebagai calon pemimpin bangsa," katanya

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan kenapa OJK hadir bertemu dengan adik-adik sekalian, karena di UU No. 21 tahun 2011 tugas utama OJK adalah mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan.

Ia menuturkan, ada sekitar 4.000 pelaku jasa keuangan yang ada di Indonesia, tetapi ada satu tugas yang juga utama adalah mengatur, mengawasi, dan melindungi masyarakat Indonesia.

"Melindungi bukan dengan memberikan pelindung atau menjaga 24 jam, tetapi salah satunya dengan memberikan edukasi seperti yang kita lakukan pada hari ini kepada adik-adik semua," katanya.

Ia menyampaikan, memberikan edukasi yang akan melindungi di masa yang akan datang , karena banyak cerita yang sedih seperti kawula muda yang tidak paham keuangan, yang pintar sekolahnya tetapi terjerumus masalah keuangan karena tidak mengerti celah-celah yang menjerumuskan.




Baca juga: OJK Jateng perkuat literasi keuangan melalui peran babinsa



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026