Logo Header Antaranews Jateng

OJK Jateng perkuat literasi keuangan melalui peran babinsa

Rabu, 26 November 2025 22:40 WIB
Image Print
Para Bintara pembina desa mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) untuk memperkuat literasi keuangan. (ANTARA/HO-OJK)

Semarang (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah berupaya memperkuat literasi keuangan dengan melatih jajaran Bintara pembina desa (Babinsa) agar bisa membantu mengedukasi masyarakat.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jateng Taufik Andriawan, di Semarang, Rabu mengatakan, literasi keuangan membutuhkan dukungan banyak pihak.

"Upaya ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Babinsa," katanya.

Menurut dia, peningkatan literasi keuangan merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal, penipuan, dan pinjaman online yang merugikan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) kepada Babinsa se-Jateng dan DI Yogyakarta yang diikuti sebanyak 3.400 personel.

OJK Jateng bersinergi dengan Kodam IV/Diponegoro, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng).

Kegiatan itu untuk meningkatkan pemahaman Babinsa se-Jateng dan DIY terkait berbagai produk dan layanan jasa keuangan serta mampu mengelola keuangan dengan bijak.

Babinsa, kata dia, memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dengan pemahaman yang baik mengenai keuangan, ia yakin Babinsa dapat membantu mencegah warga menjadi korban penipuan dan aktivitas keuangan ilegal.

Literasi dan edukasi keuangan sejalan dengan tugas mulia Babinsa dalam pembinaan teritorial, penyuluhan, dan pembinaan kepada masyarakat.

Dengan demikian, ia berharap upaya tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang kegiatan saja, tetapi berlanjut hingga ke komunitas dan desa-desa agar masyarakat lebih waspada terhadap penipuan maupun praktik keuangan ilegal.

Sementara itu, Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo mengatakan, Babinsa memiliki pemahaman yang paling dekat dan mendalam terhadap kondisi, serta permasalahan di lapangan.

"Sehingga mampu berfungsi sebagai narasumber yang kredibel, teladan (role model), sekaligus penggerak perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan masyarakat," katanya.

Melalui program TOT, para Babinsa secara otomatis berperan sebagai duta literasi yang menjadi garda terdepan di tengah masyarakat.



Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026