Logo Header Antaranews Jateng

Konflik Thailand - Kamboja, 125 ribu jiwa mengungsi

Rabu, 10 Desember 2025 09:16 WIB
Image Print
Tentara Kamboja berjaga di kawasan perbatasan Prey Chan, Banteay Meanchey, Kamboja, Jumat (29/8/2025). Meski gencatan senjata masih diberlakukan, penjagaan ketat kawasan perbatasan tetap dilakukan Tentara Kerajaan Kamboja akibat konflik perbatasan negara mereka dengan Thailand yang dipicu oleh sengketa kepemilikan Kuil Preah Vihear itu. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Moskow (ANTARA) - Lebih dari 125.000 orang mengungsi sementara di provinsi-provinsi perbatasan Thailand di tengah eskalasi konflik dengan Kamboja, menurut Pusat Operasi Area Angkatan Darat ke-2 pada Selasa (9/12).

"Total 492 pengungsian sementara didirikan di empat provinsi perbatasan, menampung 125.838 orang," kata pihak militer melalui laman Facebook mereka.

Bentrokan di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja meningkat sejak akhir pekan hingga Selasa, dengan kedua belah pihak saling menuduh bahwa pihak lawan telah melanggar gencatan senjata.

Sebelumnya pada Senin (15/12), portal berita Khaosod yang mengutip juru bicara militer Thailand, melaporkan bahwa Kamboja melancarkan serangan udara ke pangkalan militer Anupong, yang memicu Thailand melakukan serangan balik dengan menargetkan infrastruktur militer.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026