Logo Header Antaranews Jateng

Baznas bangun Rumah Sehat di Jepara untuk pelayanan kesehatan gratis

Minggu, 28 September 2025 17:45 WIB
Image Print
Peletakan batu pertama oleh Ketua Baznas RI Kiai Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA bersama Pengasuh Ponpes Balekambang Kiai Muhammad Makmun Abdullah dan tamu undangan lainnya di kompleks Ponpes Roudhotul Mubtadiin Balekambang, di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Jepara, Minggu (28/9/2025). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

Jepara (ANTARA) - Baznas Republik Indonesia meresmikan pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB) di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sebagai komitmen menghadirkan layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi mustahik, sekaligus mendukung program kesehatan nasional.

"Selain menjadi sarana peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus bentuk nyata pendayagunaan zakat untuk kemaslahatan umat," kata Ketua Baznas RI Kiai Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA di sela-sela peletakan batu pertama di kompleks Ponpes Roudhotul Mubtadiin Balekambang, di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Jepara, Minggu.

Ia menegaskan keberadaan RSB bukan hanya sekadar fasilitas layanan kesehatan, melainkan juga memiliki nilai spiritual karena RSB ini hadir dengan membawa proses tazkiyah dan sakinah bagi muzaki maupun mustahik.

"Muzaki yang menunaikan zakat akan bersih jiwanya, dan mustahik memperoleh manfaat nyata. Inilah berkah zakat yang Insya Allah mendatangkan barokah," ujarnya.

Ia menambahkan Baznas hanya berperan sebagai fasilitator, karena pada hakikatnya zakat adalah titipan muzaki untuk mustahik. Dengan hadirnya RSB, diharapkan pengumpulan zakat di Jepara dapat meningkat dari Rp15 miliar menjadi Rp20 miliar, mendekati capaian daerah lain seperti Karanganyar yang sudah mencapai Rp28 miliar.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Balekambang Kiai Muhammad Makmun Abdullah mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Baznas pusat, provinsi, hingga daerah. Ponpes Balekambang mewakafkan lahan seluas 2.500 meter persegi dengan bangunan awal seluas 1.000 meter persegi untuk pembangunan RSB.

"Alhamdulillah pembangunan segera dimulai. Semoga bermanfaat bagi masyarakat luas dan para santri," ujarnya.

Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Muhammad Ibdadurohman menjelaskan proyek RSB Balekambang merupakan hasil kolaborasi Baznas pusat, Baznas Jepara, Baznas Jateng, dan Ponpes Balekambang.

"Kerja sama dengan Ponpes ini merupakan kedua. Sedangkan dukungan anggaran dari Baznas pusat sebesar Rp2,35 miliar, terdiri dari Rp1,7 miliar untuk fisik, Rp300 juta peralatan, Rp350 juta ambulans, dan Rp500 juta untuk operasional tahun pertama. Sedangkan operasional berikutnya ditangani Baznas Jepara," ujarnya.

Hingga kini Baznas telah membangun 36 unit RSB di berbagai daerah, yang melayani lebih dari 248.331 penerima manfaat setiap tahun. Dengan tambahan RSB di Jepara ini akan bertambah.

Ketua Baznas Jateng Ahmad Darozi menyebutkan potensi zakat di Jawa Tengah mencapai Rp327 triliun, bahkan kini diperkirakan sudah mendekati Rp400 triliun.

"Zakat tidak akan membuat orang miskin. Justru zakat bisa tumbuh dan membantu banyak pihak, bahkan sampai Palestina. RSB ini menjadi bukti nyata zakat membangun peradaban," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar mengapresiasi langkah Baznas yang menghadirkan RSB di wilayahnya, sehingga sejalan dengan visi pemkab menjadikan Jepara makmur, unggul, lestari, dan religius (MULUS).

"Kami mendorong ASN tertib membayar zakat agar semakin banyak program bermanfaat yang bisa dijalankan," katanya.



Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026