
Aksi Ambil Untung Bayangi Gerak IHSG

Analis Samuel Sekuritas Yualdo Yudoprawiro mengatakan di Jakarta, Rabu, potensi aksi ambil untung ini menguat seiring dengan indeks yang menembus level tertinggi pada tahun ini.
"Support indeks berada pada level 4.045," ujar Yualdo dalam risetnya.
Pada pembukaan perdagangan sesi I, Rabu, IHSG turun 3,67 poin (0,10 persen) ke level 4.075,71. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 melemah 0,97 poin (0,13 persen) ke level 702,99.
Sementara itu pada penutupan perdagangan di bursa New York, Selasa (27/3), indeks ditutup terkoreksi akibat aksi ambil untung investor dan terkait rilis data kepercayaan konsumen AS yang melemah pada Februari 2012.
Setelah melonjak 8 persen selama tahun ini, indeks Dow Jones Industrial Average turun 43,90 poin, atau 0,3 persen, menjadi 13.197,73.
Indeks S&P 500 SPX ditutup melemah 3,99 poin, atau 0,3 persen, menjadi 1.412,52, sedangkan indeks Nasdaq Composite melemah 2,22 poin, atau 0,1 persen, menjadi 3.120,35.
Untuk bursa Asia pada perdagangan sesi pertama Rabu dibuka "mixed" dengan kecenderungan terkoreksi tipis setelah menguat signifikan dalam dua hari terakhir.
Menurut Yualdo, sentimen negatif juga datang dari harga minyak dunia yang terkoreksi ke level 106,9 dolar AS per barel dalam perdagangan elektronik di Asia. Demikian juga dengan harga logam dunia yang terkoreksi dengan nikel melemah 2 persen.
(KR-IAZ)
Pewarta: -
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
