Semarang (ANTARA) - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menegaskan seluruh jajaran polisi lalu lintas (polantas) di provinsi ini agar menunjukkan pelayanan yang transparan dan bebas pungutan liar (pungli) sehingga memunculkan rasa adil dan percaya masyarakat.
"Kepercayaan publik sangat dibutuhkan sebagai merupakan modal utama untuk mendukung pelaksanaan tugas," kata kapolda saat peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara di Semarang, Senin.
Ia meminta polisi lalu lintas menunjukkan perilaku yang humanis dalam serta memberi pelayanan berbasis teknologi secara transparan dan bebas pungli.
Anggota Polri, lanjut dia, harus mampu menjaga integritas serta menghindari penyalahgunaan wewenang.
"Satu pelanggaran kecil dapat merusak kepercayaan yang sudah dibangun," tambahnya.
Ia menuturkan lalu lintas merupakan etalase Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Ia meyakini seluruh polisi lalu lintas memiliki komitmen luar biasa untuk menjaga marwah institusi.
Ia juga menekankan tugas polisi laku lintas yang tidak mudah.
"Polisi lalu lintas tidak hanya mengatur.lalu lintas, tetapi juga menyelamatkan jiwa dengan mendidik masyarakat untuk menjaga kedisiplinan dan keselamatan berlalu lintas," katanya.
Baca juga: Mahasiswa UIN Walisongo Semarang juarai "Healpic 2025"

Kapolda ingatkan polantas bebas pungli untuk jaga kepercayaan publik

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo saat peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara di Semarang, Senin. (ANTARA/HO-Polda Jateng)
