Tegal (ANTARA) - Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, berkomitmen terus menggiatkan program peduli gizi anak dengan memberikan intervensi gizi dan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar daerah rawan stunting.
Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Pusat Sudarsono di Tegal, Selasa, mengatakan bahwa aksi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) melalui program Bulog Peduli Gizi bukan sekadar seremonial tetapi sebagai bentuk nyata yang dikawal selama tiga bulan penuh.
"Kabupaten Tegal, khususnya Desa Karangdawa punya angka stunting cukup tinggi. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Pemkab, dokter dari Universitas Trisakti, dan BUMN lain untuk memonitor langsung," katanya.
Pada kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Bulog membagikan beras FortiVit produksi Bulog dan susu formula, serta pemeriksaan kesehatan pada 125 anak balita.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan penanganan stunting dilakukan dari hulu hingga hilir, terutama pada fase pranikah dan pemenuhan gizi pada ibu hamil.
"Kami tidak hanya fokus pada balita tetapi juga remaja dan calon pengantin. Nelalui pemberian tablet tambah darah dan pendidikan pranikah agar generasi berikutnya lebih siap secara mental dan fisik," katanya.
Beberapa anak yang hadir pada acara tersebut terlihat sehat secara kasat mata tetapi dari hasil penimbangan menunjukkan berat badan dan tinggi yang jauh dari standar usia.
Ia yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ruszaeni mengatakan angka stunting di daerah menunjukan tren penurunan meski relatif masih tinggi.
Prevalensi stunting berdasarkan hasil elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM), kata dia, turun 1,7 persen dari 18,3 persen pada akhir 2023 menjadi 16,6 persen di pertengahan 2024.
Kemudian dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan penurunan sebesar 6,5 persen dalam tiga tahun terakhir dari 28 persen pada 2021 menjadi 21,5 persen pada 2023.
"Kalau data sebenarnya masih agak tinggi, itu yang masih kami butuhkan mudah-mudahan ada CSR lain perusahaan yang bisa membantu masyarakat daerah," katanya.
Ia berharap program Bulog Peduli Gizi ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain karena jika langkah seperti ini diperluas maka target Pemerintah untuk menurunkan stunting secara nasional akan semakin cepat tercapai.

